Seorang Pengendara yang Melintas Jadi Korban Tewas Ledakan Bengkel Las

Deli Serdang, IDN Times - Hingga kini pihak kepolisian Polres Binjai dan tim Labfor Poldasu, terus mendalami penyebab pasti ledakan tabung gas sebuah bengkel las di Jalan T Amir Hamzah Km 29, Desa Tandam Hulu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Kamis (27/8/2020). Beberapa barang bukti seperti tabung gas dan oksigen yang sempat terpental lebih kurang 100 meter dikumpulkan.
Bahkan, ada tabung yang seberat 50 kg menghantam tembok rumah warga hingga jebol. Itu karena kuatnya hantaman ledakan.
"Langkah kita masih terus mendalami penyebab ledakan. Selain itu kita juga tengah mengumpulkan bukti-bukti serta memasang police line," kata Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizky Pratama, saat berada di lokasi kejadian, Kamis (27/8/2020) sore.
1. Sebanyak 28 saksi diperiksa termasuk pemilik bengkel

Sejauh ini, jelas dia, ada sekitar 28 saksi yang tengah diperiksa atau dimintai keterangannya. Demikian juga dengan pemilik yang diketahui bernama Suriono (56) warga Dusun I Purnamasari, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
"Kita belum bisa memastikan penyebab pastinya. Ini makanya kita dibantu tim Labfor untuk memastikan penyebab ledakan. Jadi kami minta rekan-rekan bersabar," terang lulusan Akpol tahun 2008 ini.
2. Sempat dikabarkan meninggal, seorang korban ternyata masih hidup

Terkait korban luka dan meninggal akibat ledakan itu, dirinya memastika, ada tiga korban yang meninggal dunia. Untuk korban luka yang sudah dilarikan kerumah sakit ada 10 orang. Salah seorang yang dilarikan ke rumah sakit memang dalam kondisi kritis. Dengan mengalami luka hantaman benda tumpul pada bagian kepala.
"Jadi memang tadi sempat salah satu korban di lokasi kejadian atas nama Mugiono (50) karyawan bengkel warga Dusun I Purnamasari, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupatet Deli Serdang, dilaporkan meninggal di lokasi. Namun nyatanya korban tidak meninggal, hanya kritis dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit Bidadari Binjai," terang dia menjawab informasi yang simpang siur terkait korban meninggal.
3. Salah satu korban meninggal dunia adalah orang yang kebetulan melintas

Dirinya mengakui, para korban yang meninggal dunia 2 orang pekerja dan salah seorang pengguna jalan yang tengah melintas. Apakah ada bentuk kelalaian pemilik sehingga mengakibatkan jatuhnya tiga korban jiwa dalam insiden ini. Diakui dia, kalau sejauh ini belum bisa memastikan dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
"Kita belum bisa memberikan keterangan lebih jauh dan rinci. Kita tunggu saja hasil penyelidikan dari tim ahli yang membidanginya. Intinya, kita masih terus melakukan penyelidikan secara meraton guna mengungkap penyebab meledaknya bengkel las ini," tegas dia.
Dari data yang diterima dilapangan, papar dia, ada tiga orang yang meninggal dunia atas nama Erwin (27) tercatat sebagai karyawan dan menetap di Km 19, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Ayu (24) tercatat kasir bengkel menetap di Desa Tandam Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang dan Budi Irwansyah (39) seorang sopir tercatat warga Desa Marindal, Kota Medan.


















