Ansar Ahmad di KPU Kepri (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)
Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura dalam kesempatan itu turut memaparkan visi dan misi mereka yang berfokus pada keberlanjutan pembangunan di Kepri. Mereka berkomitmen untuk menjadikan Kepri sebagai provinsi yang sejahtera, berdaya saing, dan berbudaya.
Salah satu program unggulan mereka adalah pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin), yang dianggap sebagai proyek strategis yang perlu segera direalisasikan.
Selain itu, sektor pendidikan, kesehatan, tata ruang permukiman, prasarana lingkungan, perlindungan masyarakat, serta ketertiban dan keamanan juga menjadi prioritas dalam program kerja mereka.
"Terkait jembatan Babin, banyak pihak yang berminat terhadap proyek ini. Selain itu, pemerintah pusat juga memberikan perhatian positif terhadap rencana ini," ungkap Ansar.
Selain fokus pada infrastruktur dan kesejahteraan sosial, Ansar Ahmad juga menekankan pentingnya kerja sama dengan pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun (BBK).
"Kami akan menyelaraskan kebijakan dengan kabinet baru dan terus memberikan saran langkah-langkah efektif guna mempercepat investasi di Kepri untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi," lanjutnya.
Dengan langkah ini, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura siap bertarung dalam pemilihan Gubernur Kepri, membawa visi baru untuk pembangunan yang lebih maju dan inklusif di Provinsi Kepri.