Camat dan Lurah di Kota Batam Dilaporkan ke Bawaslu

Batam, IDN Times - Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batam kembali menjadi sorotan publik menjelang Pilkada. Beberapa ASN diduga terlibat dalam mendukung salah satu pasangan calon secara tidak langsung, yang memicu reaksi dari berbagai pihak.
Laporan mengenai dugaan pelanggaran netralitas ASN di Kota Batam tersebut telah disampaikan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam.
Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itoloha Gaho membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima dan saat ini sedang dalam proses pengkajian.
"Iya, ada laporan yang masuk sekitar jam 4 sore tadi. Laporannya sudah kami terima, dan sekarang masih dalam tahap kajian," kata Antonius, Jumat (4/10/2024).
1. Camat dan Lurah diduga terlibat dalam kampanye

Laporan tersebut melibatkan Camat Batu Ampar serta beberapa Lurah di kecamatan yang sama. Mereka diduga memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon dalam Pilkada Batam.
Ketua Relawan Bernadi Muda, Binsar H. Pasaribu sebagai pelapor mengatakan, ASN tersebut diduga terlibat setelah berfoto bersama calon wakil wali kota Batam, Li Claudia Chandra.
"Dalam foto tersebut, mereka juga memperlihatkan simbol nomor urut, yang diambil setelah penetapan nomor urut oleh KPU Batam," ungkap Pasaribu.
2. Foto ASN dengan calon Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra

Bukti yang diserahkan oleh pelapor berupa foto yang memperlihatkan ASN berswafoto dengan calon Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Selain berpose dengan gestur tangan yang menunjukan dukungan kepada pasangan calon Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, Camat dan Lurah tersebut juga berswafoto dengan berlatar belakang baliho kampanye pasangan tersebut.
"Mereka (ASN) menunjukkan simbol nomor urut yang jelas melanggar aturan netralitas," tegasnya.
3. Bawaslu masih mengkaji laporan

Sementara itu, Antonius Itoloha Gaho menegaskan bahwa pihaknya saat inu tengah mengkaji laporan tersebut ke Bawaslu Kota Batam.
Ia menambahkan bahwa hasil kajian Bawaslu Kota Batam ini akan segera diumumkan kepada masyarakat. "Kalau prosesnya berjalan cepat, besok bisa kami umumkan hasilnya," tutupnya.



















