Medan, IDN Times - Di era digital saat ini berita bohong atau hoax sering bermunculan khususnya di media sosial.
Hoaks yang muncul itu sering dipergunakan untuk menyudutkan salah satu pihak yang menjadi peserta pemilu.
Akademisi UIN Sumut, Irwansyah menilai ada cara untuk bisa menangkal hoaks atau berita bohong yakni dengan cara tabayun atau klarifikasi.
"Informasi yang diterima itu jangan langsung dicerna, harus difilter/disaring. Cara menangkal hoax dengan cara tabayyun," ujar Irwansyah saat diskusi publik yang diselenggarakan Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sumut di Kampus UIN Sumut, Kamis (10/1).
Dalam diskusi bertajuk 'Lawan hoaks dan politisasi SARA' ini turut hadir dalam kesempatan itu, Direktur Eksekutif JaDI Sumut, Nazir Salim Manik, Presidium JaDI, Aulia Andri, Yenni Rambe, dan Komisioner Bawaslu Sumut, Marwan. (*)
