Mereka juga sedikit menggeser target wisatawan. Pada masa resesi, para pelaku pariwisata berfokus pada wisatawan dalam negeri. Sementara, jika ada wisatawan mancanegara, itu diibatatkan hanya bonus.
“Kita juga harus rasional, belum bisa berharap banyak pada segmen mancanegara. 90 persen masih wisatawan nusantara,” ungkapnya.
Perubahan strategi ini dianggap ombang sebagai cara efektif agar bisnis pariwisata di Danau Toba tetap berputar di masa resesi.
Dia menjelaskan, belakangan pariwisata Danau Toba mulai meningkat. Misalnya, di Pantai Batu Hoda yang saat ini dikelola Ombang, pengunjungnya sudah mulai kembali normal.
Terhitung, pada low season; September hingga pertengahan Desember, pengunjung per bulan bisa mencapai tiga sampai empat ribu orang.
Sementara, mulai Desember sampai Agustus pengunjung mencapai delapan ribu sampai 12 ribu per bulannya.
Resesi adalah kondisi pertumbuhan ekonomi riil tumbuh negatif atau dengan kata lain terjadi penurunan produk domestik bruto selama dua kuartal berturut-turut dalam satu tahun berjalan. Resesi ditandai dengan melemahnya perekonomian global dan akan mempengaruhi ekonomi domestik negara-negara di seluruh dunia. Kemungkinan suatu negara mengalami resesi semakin kuat apabila perekonomian negara tersebut memiliki ketergantungan pada perekonomian global.
Sejumlah pakar ekonomi di Tanah Air menilai, ancaman resesi global 2023 masih aman bagi Indonesia jika pemerintah memanfaatkan pasar lokal. Salah satu yang bisa diterapkan adalah memaksimalkan pariwisata lokal dengan mendatangkan wisatawan domestik.
Perputaran uang atau ekonomi masyarakat lokal akan membantu pertumbuhan daerah bertahan di tengah gempuran resesi yang diklaim menakutkan.