Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sriwijaya Dihukum Pengurangan 3 Poin, PSMS Bisa Naik ke Peringkat 3

Sriwijaya Dihukum Pengurangan 3 Poin, PSMS Bisa Naik ke Peringkat 3
Pelatih Sriwijaya FC Yusuf Prasetiyo saat memimpin tim hadapi PSMS di Stadion Teladan, Senin (23/10/2023)
Share Article

Medan, IDN Times- PSMS Medan mendapat berkah dari sanksi pengurangan 3 poin yang ditujukan ke Sriwijaya FC. Soalnya Ayam Kinantan akan mengkudeta posisi Laskar Wong Kito di peringkat tiga klasemen grup 1 jika hukuman sudah dijatuhkan.

PSMS akan naik ke posisi tiga dengan koleksi 8 poin. Sementara koleksi poin Sriwijaya berkurang dari 9 poin ke 5 poin. Soalnya hasil pertandingan Sriwijaya kontra Semen Padang juga menjadi kekalahan 0-3.

1. Sriwijaya disanksi karena tak menyertakan pemain U-21

Sriwijaya FC kontra PSMS Medan (IDN Times/Media Officer Sriwijaya FC)
Sriwijaya FC kontra PSMS Medan (IDN Times/Media Officer Sriwijaya FC)

Diketahui pengurangan poin itu terjadi karena Sriwijaya tak menurunkan pemain U-21 sebagai starter. Hal itu terjadi di laga Sriwijaya FC versus Semen Padang yang berakhir imbang 1-1 di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang pada 1 Oktober 2023 lalu. Sriwijaya menurunkan pemain U-21 Resa Aditya Nugraha di 45 menit kedua.

Regulasi Pegadaian Liga 2 Tahun 2023-2024 dan Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena tidak menyertakan pemain U21 dalam starting XI dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran regulasi dan disiplin.

Regulasi yang dimaksud adalah Pasal 23 ayat 3 dan ayat 10 regulasi pengadaian Liga 2 tahun 2023-2024 jo pasal 56 ayat 1 poin I dan ayat 2 jo pasal 141 jo pasal 13 ayat 2 kode disiplin Tahun 2023. Dengan itu Komdisi memutuskan beberapa hal. Sriwijaya diputuskan kalah 0-3 dari Semen Padang.

"Satu, pengurangan 3 (tiga) poin (forfeit). dua, denda sebesar Rp45.000.000 (empat puluh lima juta rupiah). Tiga, pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat. Jika sanksi ini diberlakukan, dengan pengurangan 3 poin tersebut," demikian isi surat yang diterima pihak Sriwijaya FC. 

2. Dua pemain U-21 yang sering diturunkan PSMS di starter

Aksi Ikhsan Can saat bersua Sriwijaya FC di Stadion Teladan, Senin (23/10/2023) (IDN Times/Doni Hermawan)
Aksi Ikhsan Can saat bersua Sriwijaya FC di Stadion Teladan, Senin (23/10/2023) (IDN Times/Doni Hermawan)

Aturan pemain U-21 harus starter ini memang baru berlaku di Liga 2 musim ini. PSMS sendiri selalu menyertakan pemain U-21 dalam starter. Mereka adalah Ridho Syuhada dan Ikhsan Can. Bahkan Ikhsan sudah bukan lagi diturunkan karena regulasi, melainkan menjadi andalan PSMS di posisi sayap.

3. Hukuman belum dieksekusi karena Sriwijaya FC banding

Pemain Sriwijaya FC musim kompetisi 2023/2024 (IDN Times/Dok. Sriwijaya FC)
Pemain Sriwijaya FC musim kompetisi 2023/2024 (IDN Times/Dok. Sriwijaya FC)

Sejauh ini belum ada perubahan dalam klasemen di website resmi Liga 2 www.ligaindonesiabaru.com. Sriwijaya masih tetap di urutan ketiga dan PSMS di urutan keempat.

Kemungkinan karena Sriwijaya FC mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest Sport Sumatera Utara

See More

Ramadhipa Tampil Impresif, Melesat Raih Podium Perdana di Moto3 Junior Barcelona

26 Mei 2026, 21:00 WIBSport