Medan, IDN Times - Kepolisian akhirnya membuka hasil investigasi awal, ledakan yang terjadi di Kompleks elit Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7/2026). Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Jean Calvijn Simandjuntak menyebutkan, ledakan berasal dari salah satu rumah bernomor 3B. Ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
“Hasil investigasi awal adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah. Tadi kami sudah masuk dengan menggunakan alat pendeteksi gas, memang terdeteksi di situ,” ujar Calvijn.
Dia juga mengungkap, ada dua korban yang selamat. Seorang laki-laki dewasa dan seorang balita. Sementara itu, ada empat korban uang belum ditemukan. Diduga korban masih terjebak di bawah puing rumah yang roboh.
“Kita berdoa bersama semoga evakuasi yang kita laksanakan ini eh membuahkan hasil. Kami mohon doanya,” ujar Calvijn.
Korban yang selamat merupakan ayah pemilik rumah dan anak pemilik rumah. Sementara korban yang belum ditemukan adalah istri dan beberapa asisten rumah tangga (ART).
“Tidak ada korban selain yang ada di dalam rumah itu,” pungkasnya.
![[BREAKING] Ledakan di Grand Polonia, Diduga karena Pipa Gas Tanam](https://image.idntimes.com/post/20260720/upload_8d32ebd1c6eedb860490e3a7a5793af8_a86fbb33-4538-497c-aed0-cefdfa438a8b_watermarked_idntimes-2.jpg)