Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gamaroni Gagal Eksekusi Penalti, Adhyaksa vs PSPS Berakhir Imbang
Bermain di Stadion Candrabhaga Kota Bekasi, Adhyaksa FC Bekasi vs PSPS Pekanbaru berakhir imbang (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)
  • PSPS Pekanbaru bermain imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kedelapan Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Candrabhaga.
  • Adhyaksa unggul melalui penalti Tatsuhide Shimizu, sebelum Antonio Gamaroni menyamakan skor lewat sundulan menit ke-65, tetapi gagal mengeksekusi penalti pada menit 90+2.
  • Hasil ini membuat PSPS tetap memimpin Grup Barat dengan 19 poin, sementara Adhyaksa berada di posisi kedelapan dengan 7 poin; pelatih Akhyar Ilyas mengapresiasi perjuangan timnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru gagal membawa pulang 3 poin dari markas Adhyaksa FC Bekasi, Sabtu (31/10/2026). Bermain di Stadion Candrabhaga, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), laga pekan ke 8 Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship musim 2026/2027 itu berakhir imbang.

Dalam laga ini, Adhyaksa lebih dulu mencetak gol lewat hadiah pinalti yang diambil oleh Tatsuhide Shimizu. Sedangkan PSPS, gol penyeimbang dicetak oleh sang striker asal Brazil Antonio Gamaroni.

Meskipun berakhir imbang, PSPS tetap berada di puncak klasmen sementara Grup Barat, dengan jumlah poin sebanyak 19. Sedangkan Adhyaksa, saat ini berada di posisi 8 klasmen sementara, dengan jumlah poin 7.

1. Dapat peluang menang di menit akhir, tapi gagal eksekusi penalti

Pemain PSPS asal Brazil Antonio Gamaroni saat gagal mengeksekusi penalti (IDN Times/ istimewa)

Sejak peluit babak pertama dibunyikan,  Adhyaksa mencoba mengendalikan permainan dan menusuk pertahanan PSPS. Bermain dihadapan suporternya, Adhyaksa memainkan bola pendek dari kaki ke kaki dan sesekali mengirim umpan jauh ke striker untuk mencetak gol. Namun Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.

PSPS yang tak mau ketinggalan, mencoba membangun serangan dari pemain mudanya yang cepat, seperti Asir Aziz dan Vieri Donny. Tapi usaha itu juga belum membuahkan  hasil.

Kedua tim tampak bermain hati-hati. Keduanya juga sama-sama ingin mencetak gol.

Saat di penghujung babak pertama, pemain PSPS melakukan pelanggaran dalam kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Pertandingan sempat terhenti beberapa saat lantaran wasit harus melakukan pengecekan VAR untuk melihat kembali bentuk pelanggaran yang dilakukan pemain PSPS di dalam kontak penalti.

Wasit akhirnya tetap pada keputusan awal dan memberikan hadiah penalti kepada Adhyaksa selaku tuan rumah. Tatsuhide Shimizu yang maju sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan mencetak gol keunggulan. Skor 1-0 untuk kemenangan sementara Adhyaksa.

Tertinggal 1-0, Askar Bertuah mencoba mencari gol penyeimbang. Namun hingga turun minum, skor tak berubah. 

Masuk babak kedua, PSPS langsung meningkatkan intensitas serangan. Beberapa terobosan ke pertahanan Adhyaksa dari Asir Aziz dan Matheus Machado dicoba, tapi belum bisa membuahkan hasil.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta. Lewat umpan silang di sisi kiri pertahanan Adhyaksa, Reza Kusuma mengirim bola ke dalam kotak penalti. Antonio Gamaroni yang sudah menunggu, langsung mencetak gol lewat sundulannya di menit ke 65. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol penyeimbang itu, kedua tim langsung bermain menyerang untuk menciptakan gol. Namun, upaya tersebut belum berhasil. 

Saat pertandingan akan berkahir imbang, pemain Adhyaksa Arthur Jesus Viera melakukan kesalahan dengan mendorong Ilham Fathoni pada menit ke-90+2 di kotak penalti. Wasit kemudian melakukan pengecekan VAR dan memberikan penalti untuk PSPS.

Namun, Antonio Gamaroni yang maju sebagai eksekutor, gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Penjaga gawang Adhyaksa berhasil menepis bola penalti Antonio Gamaroni. Sehingga PSPS gagal membawa pulang 3 poin. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah 1-1.

2. Akhyar Ilyas: alhamdulillah 1 poin

Pelatih PSPS Akhyar Ilyas (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Usai pertandingan, pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengatakan bahwa sejak laga dimulai, PSPS bertekad ingin membawa pulang 3 poin dari kandang Adhyaksa. Namun hasil berkata lain dan PSPS membawa pulang 1 poin.

"Alhamdulillah 1 poin. Kami dari awal target bawa pulang 3 poin. Tapi hasil berkata lain," kata Akhyar.

Meskipun begitu, Akhyar tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya di lapangan hingga pertandingan berakhir.

"Anak-anak sudah berjuang sampai menit akhir. Mereka bermain bagus, tapi tetap kami melakukan evaluasi nantinya, agar kesalahan-kesalahan kecil tidak terjadi lagi," ucapnya.

3. Nilai PSPS lebih dominan mengusai bola

Pemain PSPS saat menguasai bola dalam pertandingan melawan Adhyaksa FC Bekasi (IDN Times/ IG pspsriau)

Dalam kesempatan itu, Akhyar menilai timnya lebih mendominan menguasai bola dan menciptakan peluang gol ketimbang Adhyaksa.

"Motivasi anak-anak tadi sangat tinggi untuk menang. Makanya tadi kami lebih dominan menciptakan peluang," ujarnya.

Meskipun hasil imbang, Akhyar meminta kepada seluruh pemainnya untuk tetap menjaga konsisten dalam setiap pertandingan. Hal tersebut menurutnya sangat berpengaruh dalam menjaga mental tim dan hasil akhir setiap laga.

"Semoga anak-anak tetap konsisten dalam siap laga," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article