Comscore Tracker

Divaksinasi, Ini yang Dirasakan Pelatih Kiper Timnas Sahari Gultom

Ucok merasa sedikit ngantuk

Medan, IDN Times - Vaksinasi COVID-19 tahap pertama untuk penggawa tim nasional dilakukan di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021). Vaksinasi ini memang ditujukan untuk para atlet.

Salah satu peserta vaksinasi, Sahari Gultom yang membagikan pengalamannya saat menerima vaksin.

1. Ucok menuliskan vaksinasi sangat penting untuk meredakan pandemik

Divaksinasi, Ini yang Dirasakan Pelatih Kiper Timnas Sahari GultomPelatih kiper timnas Sahari Gultom melatih kiper Academy Kwarta (Dok.IDN Times/istimewa)

Sahari Gultom bersama para anak asuhnya ikut merasakan vaksinasi. Dia membagikan fotonya saat disuntik di akun instagram pribadinya saharigultom. Tak lupa ia menuliskan, "tak kenal maka tak kebal".

"Vaksin memang instrumen penting untuk mengendalikan pandemi COVID-19 saat ini. Tapi vaksinasi juga harus dilakukan bersama 3 M secara konsisten," kata Ucok, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Pelatih Kiper Timnas Sahari Gultom Bagi Ilmu ke Academy Kwarta

2. Ucok merasa ngantuk

Divaksinasi, Ini yang Dirasakan Pelatih Kiper Timnas Sahari GultomPelatih Kiper Timnas U-19, Sahari Gultom. (Dok.pribadi)

Lantas apa reaksi yang dirasakan Ucok usai disuntik? "Saya pikir sama dengan yang sudah menerima vaksin Covid-19 sebelumnya. Agak sedikit ngantuk dibuatnya, " ucap Sahari Gultom.

Sebelumnya, menurut Ucok, selain registrasi, dia lebih dulu dicek tensi, riwayat penyakit hingga tensi darah. 

3. Ucok menunggu 30 menit untuk melihat reaksinya

Divaksinasi, Ini yang Dirasakan Pelatih Kiper Timnas Sahari GultomPelatih kiper timnas Sahari Gultom melatih kiper Academy Kwarta (Dok.IDN Times/istimewa)

Setelah vaksinasi, Ucok menunggu selama 30 menit. Hal itu untuk memastikan apakah ada efek dari suntikan. Selanjutnya para atlet yang sudah divaksin diperbolehkan pulang.

Ucok mengatakan, para atlet dan pelatih kembali dijadwalkan akan melakukan vaksin pada 13 Maret 2021.

Baca Juga: Kok Pelatih Timnas Shin Tae-yong Tak Terima Vaksin COVID-19?

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya