Besok Garudayaksa vs PSMS: Percaya Diri Tinggi

Medan, IDN Times- Bogor bakal memanas, Minggu (25/1/2026) sore. Garudayaksa dan PSMS Medan saling berhadapan dalam duel krusial lanjutan Liga 2 Grup 1 di Stadion Pakansari, kick-off pukul 15.30 WIB. PSMS berniat datang untuk revans atas kekalahan di Stadion Utama Sumut.
Apalagi PSMS kini datang dengan kepercayaan diri tinggi. Berbekal dua kemenangan beruntun di bawah pelatih baru Eko Purdjianto, Ayam Kinantan menapak jalan untuk bisa menembus papan atas.Hasil positif itu mengangkat PSMS ke peringkat kelima dengan 23 poin, sekaligus membuka asa menembus papan atas. Datang ke Bogor, mereka membawa kepercayaan diri dan keberanian menantang pemimpin klasemen.
1. Cadenazzi turun, Barata masih cedera

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, memastikan timnya dalam kondisi siap tempur. Felipe Cadenazzi kembali dari hukuman. “Alhamdulillah persiapan bagus, kami berangkat dengan 23 pemain, kondisi sehat semua. Dua pemain asing siap tampil, hanya Vittor Barata yang absen karena cedera,” ujar Eko pada konferensi pers jelang laga, Sabtu (24/1/2026).
Pelatih berusia 49 tahun itu juga menegaskan alasan kuatnya menerima tantangan menangani PSMS.“Nama besar PSMS dan suporternya menjadi daya tarik. Pemain cepat beradaptasi dengan filosofi permainan yang kami terapkan, dan dua kemenangan terakhir jadi bukti respons positif tim,” katanya.
2. Tak gentar hadapi pemuncak klasemen

Menghadapi Garudayaksa yang dikenal memiliki barisan pemain cepat, Eko memilih fokus pada kekuatan sendiri.“Siapa pun lawannya di grup ini bisa saling mengalahkan. Kami tetap waspada, tapi yang utama fokus dengan cara bermain kami sendiri dan menyiapkan yang terbaik,” tegasnya.
Bagi Garudayaksa, pertandingan ini ibarat alarm bahaya. Meski masih bertengger di puncak klasemen dengan 30 poin, performa mereka belakangan tak sepenuhnya meyakinkan. Empat laga terakhir tanpa kemenangan, tiga kali imbang dan sekali kalahmembuat jarak dengan pesaing kian tipis. Adhyaksa FC membayangi di posisi kedua dengan poin sama, siap menyalip jika sang pemuncak terpeleset. Poin mereka juga kini disamai Sumsel United.
Tekanan jelas berada di kubu tuan rumah. Menang di Pakansari menjadi harga mati jika Garudayaksa ingin tetap nyaman di singgasana klasemen wilayah barat. “Itu dinamika sepak bola. Kami fokus ke performa kami dan menjadikan hasil positif sebagai motivasi untuk laga berikutnya. Bagi saya semua pertandingan adalah derbi. Setiap poin berharga, salah sedikit bisa langsung turun satu-dua strip di klasemen,” tandasnya.
3. Pemain baru semakin nyetel

Dari kubu pemain, Dani Saputra menegaskan kesiapan penuh PSMS. Dani menjadi pahlawan kemenangan PSMS lewat satu golnya ke gawang Persiraja. Pada laga itu PSMS menang 2-0. Dani sendiri merupakan amunisi baru PSMS.
“Kondisi tim siap, pemain sehat. Insya Allah besok kami kasih 100 persen untuk PSMS,” ujar Dani.














