Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Fereddy Sinaga, Pesanda Karo Peraih Perunggu Asian Games 2026
Fereddy Sinaga atlet Wushu asal Karo, Sumut (Instagram @fereddysinaga_)
  • Fereddy Sinaga, pesanda asal Kabanjahe, mulai serius berlatih wushu setelah SMA dan menembus PON usai tiga tahun menjalani pembinaan di Medan.

  • Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, Fereddy meraih emas Sanda 52 kg putra sekaligus menjadi penyumbang emas pertama Sumatera Utara melalui kemenangan technical victory.

  • Fereddy kembali meraih emas Kejurnas 2025 setelah menurunkan berat badan dari 60 ke 52 kg, lalu menyumbang perunggu Asian Games 2026 di kelas 56 kg.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak lulus SMA

Fereddy mulai berlatih wushu secara serius.

Selama tiga tahun

Ia menempa diri di Medan sebelum dipercaya tampil di PON.

15 September 2024

Fereddy meraih emas pertama Sumut di PON XXI Aceh-Sumut setelah menang technical victory atas Khairil Walidi pada final Sanda 52 kg putra.

29 Juni–5 Juli 2025

Fereddy kembali merebut emas kelas 52 kg putra pada Kejurnas Wushu 2025 Piala Menpora. Hasilnya membantu Sumut menjadi juara umum kategori Sanda Senior.

23 September 2026

Fereddy meraih perunggu Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di kelas 56 kg putra setelah kalah 1-2 dari Van Tam Dinh pada semifinal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Fereddy Sinaga meraih emas PON XXI 2024 dan Kejurnas Wushu 2025, lalu menyumbang medali perunggu nomor Sanda 56 kg putra untuk Indonesia pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026.
  • Who?
    Fereddy Sinaga, pesanda asal Kabanjahe, Kabupaten Karo, membela Sumatera Utara di PON dan Kejurnas serta Indonesia di Asian Games. Van Tam Dinh dari Vietnam mengalahkannya di semifinal Asian Games.
  • Where?
    Final PON berlangsung di Gedung Serbaguna Dispora Sumut, Deli Serdang. Kejurnas digelar di Jawa Timur. Semifinal Asian Games berlangsung di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang.
  • When?
    Emas PON diraih 15 September 2024. Emas Kejurnas diperoleh pada 29 Juni–5 Juli 2025. Perunggu Asian Games diraih setelah semifinal pada Rabu, 23 September 2026.
  • Why?
    Fereddy meraih perunggu Asian Games setelah kalah 1-2 dari Van Tam Dinh di semifinal. Pada Kejurnas, ia bertanding sambil menurunkan berat badan dari 60 kilogram ke kelas 52 kilogram.
  • How?
    Di final PON kelas 52 kg, Fereddy menang technical victory atas Khairil Walidi setelah laga dihentikan pada ronde pertama. Di Asian Games kelas 56 kg, langkahnya terhenti pada semifinal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Fereddy Sinaga dari Kabanjahe suka latihan wushu. Ia menang emas PON tahun 2024 dan emas lagi di Kejurnas 2025. Ia harus turun berat badan dari 60 jadi 52 kilogram. Tahun 2026 di Asian Games Jepang, Fereddy dapat perunggu. Ia kalah di semifinal dari Van Tam Dinh dari Vietnam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perjalanan Fereddy Sinaga menunjukkan nilai ketekunan dan kemampuan beradaptasi dalam wushu. Dari latihan serius setelah SMA hingga meraih emas PON dan Kejurnas, ia terus berkembang meski menghadapi tantangan pengaturan berat badan serta perubahan teknik. Medali perunggu Asian Games 2026 turut menegaskan kontribusinya bagi prestasi Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Nama Fereddy Sinaga kian melambung di dunia wushu nasional. Pesanda asal Kabanjahe, Kabupaten Karo ini menjadi salah satu atlet andalan Sumatra Utara yang konsisten menorehkan prestasi, dari level nasional hingga internasional.

Teranyar Fereddy sukses menyumbang medali perunggu untuk Indonesia di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026. Seperti apa perjalanan karier Fereddy?

1. Sumbang emas di PON XXI 2024

Fereddy Sinaga atlet Wushu asal Karo, Sumut (Instagram @fereddysinaga_)

Fereddy memulai latihan wushu secara serius sejak lulus SMA. Selama tiga tahun ia menempa diri di Medan sebelum dipercaya tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON). Perjuangan itu tidak mudah.

Puncak awal kariernya terjadi di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Tampil di final Sanda kelas 52 kg putra di Gedung Serbaguna Dispora Sumut, Deli Serdang, pada Minggu (15/9/2024), Fereddy mencatat sejarah sebagai penyumbang emas pertama bagi Sumut.

Dia menang technical victory atas Khairil Walidi dari Aceh setelah wasit menghentikan laga di ronde pertama karena lawan tidak mampu melanjutkan pertandingan akibat serangkaian pukulan keras ke arah wajah.

2. Kembali juara di Kejurnas 2025

Fereddy Sinaga atlet Wushu asal Karo, Sumut (Instagram @fereddysinaga_)

Prestasi berlanjut di Kejurnas Wushu 2025 Piala Menpora di Jawa Timur, 29 Juni–5 Juli 2025. Turun di kelas 52 kg putra, ia kembali merebut emas dan mengantar Sumut menjadi juara umum kategori Sanda Senior.

Di balik emas itu ada pengorbanan. Ia harus menurunkan berat badan drastis dari 60 kg ke 52 kg. Dari segi teknik, ia juga mengakui harus terus beradaptasi.

3. Tembus Asian Games 2026

Fereddy Sinaga atlet Wushu asal Karo, Sumut (Instagram @fereddysinaga_)

Kerja keras mengantarnya ke panggung Asia. Di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026, Fereddy naik ke kelas 56 kg putra dan menyumbang perunggu untuk Indonesia. Ia terhenti di semifinal di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, pada Rabu (23/9/2026), setelah kalah 1-2 dari pesanda Vietnam Van Tam Dinh.

Di hari yang sama, Bintang Reindra Nada (60 kg putra) dan Thania Kusumaningtyas (60 kg putri) juga meraih perunggu dari nomor Sanda, melengkapi total lima perunggu tim wushu Indonesia di ajang tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article