Perwakilan Pengcab PRSI di Sumut menyampaikan tuntutan ke KONI Sumut, Senin (6/6/2022) (Dok.Istimewa)
Mewakili pendemo, Jaya Sinaga (PRSI Samosir) dan Ahmad Zein Ritonga (PRSI Labusel) menjelaskan, ada 5 tuntutan yang mereka bawa pada unjuk rasa tersebut.
"Pertama, meminta Kepada KONI Sumatera Utara untuk menerbitkan/mengeluarkan rekomendasi Kepengurusan Pengprov PRSI Sumatera Utara hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa PRSI Tahun 2022. Kedua, meminta Kepada KONI Sumatera Utara untuk Segala Kegiatan Olahraga Aquatic (Renang, Polo Air, Loncat Indah, Renang Terbuka, Renang Indah) diserahkan kepada Pengprov hasil Musprovlub," kata Jaya Sinaga.
"Selanjutnya ketiga, Apabila kedua poin tersebut tidak dipenuhi, maka meminta kepada KONI Sumatra Utara untuk menghentikan segala Kegiatan PRSI di bawah naungan KONI Sumatra Utara hingga permasalahan Organisasi PRSI diselesaikan. Tuntutan keempat, kami meminta Gubernur Sumut mengevaluasi kinerja Ketua KONI Sumut yang diduga melakukan pembiaran terhadap kisruh di PRSI Sumut. Terakhir, kami ingin olahraga Aquatic PRSI Sumut ini supaya berprestasi kembali," sambungnya.