TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

3 Alasan Minat Baca Orang Indonesia Masih Rendah

Minat baca masyarakat Indonesia tidak mencapai 0,1 persen

ilustrasi menjaga buku tetap bersih (freepik.com/Kroshka__nastya)

Minat baca orang Indonesia rendah? Benarkah?

Sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dihabiskan untuk menggunakan media online di Indonesia hampir mencapai 9 jam per hari. Namun laporan UNESCO menyatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia tidak mencapai 0,1 persen.

Aplikasi seluler ringkasan buku nonfiksi NexPage melakukan riset dan mengaitkannya dengan alasan-alasan berikut ini, seperti dalam keterangan tertulisanya yang diterima IDN Times. Yuk Simak:

1. Kurangnya aksesibilitas terhadap buku

ilustrasi membaca cerita dalam buku (pexels.com/Uriel Mont)

Walaupun orang-orang di kota memiliki akses ke perpustakaan dan buku-buku, namun hal ini mungkin tidak berlaku untuk kota-kota dan desa-desa yang lebih terpencil.

Meskipun beberapa lokasi terpencil memiliki perpustakaan keliling, namun penawaran dan pilihan buku mereka sering kali perlu ditingkatkan.

2. Kurangnya variasi konten dan judul yang menarik

ilustrasi membaca buku (pexels.com/Aline Viana Prado)

Banyak buku-buku lokal yang mengadopsi nada yang lebih formal dan penyampaian gaya kuliah, membuat membaca menjadi hobi yang sangat serius.

Banyak judul nonfiksi juga termasuk dalam kategori "buku teks", sehingga terkesan berat, akademis, dan monoton. Persepsi negatif ini berasal dari minat baca, khususnya judul-judul nonfiksi.

Berita Terkini Lainnya