Comscore Tracker

Jangan Sepele, Yuk Cegah Kanker Payudara Sejak Dini

Terapkan pola hidup sehat dan rutin berolahraga

Medan, IDN Times - Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumut, Nawal Lubis, menyebutkan upaya pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara (Sumut) perlu dilakukan secara masif dengan melibatkan semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah.

“Edukasi menjadi hal penting dalam penanganan kanker sejak dini,” ujar Nawal, saat membuka webinar dengan tema “Kupas Tuntas Kanker” di Kantor YKI Sumut, Jalan Iskandar Muda Nomor 272 Medan, Rabu (14/7/2021).

1. Untuk pencegahan kanker payudara bagi wanita perlu deteksi sejak dini

Jangan Sepele, Yuk Cegah Kanker Payudara Sejak DiniUnsplash/TaiLi Samson

Disampaikan Nawal, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ditemukan kasus kanker terbanyak diderita adalah kanker paru-paru yang menyerang pria, kanker payudara yang menyerang wanita dan kanker darah menyerang anak-anak.

Divisi Bedah Onkologi Departemen Ilmu Bedah FK USU atau Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, dr Kamal Basri Siregar mengatakan, kanker payudara disebabkan multifaktoral di antaranya kelainan bawaan, karsinogen, lingkungan dan gaya hidup.

Untuk pencegahan kanker payudara bagi wanita, perlu deteksi sejak dini, yang dapat dilakukan melalui periksa payudara sendiri.

Baca Juga: Sudah Cicil Denda Rp20 Miliar, Mal Centre Point Dibuka Kembali

2. Untuk mencegah terkena kanker paru, sebaiknya menghindari merokok

Jangan Sepele, Yuk Cegah Kanker Payudara Sejak Diniilustrasi perokok (pexels.com/Irina Iriser)

Sementara, menurut Divisi Onkologi Toraks Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Rumah Sakit USU, dr Noni Novisari Soeroso, kanker paru merupakan tumor ganas yang berasal dari epitel saluran napas. Katanya, kanker paru paling banyak ditemukan di dunia, sekitar 2,2 miliar kasus paru dan 1,8 miliar kematian pada tahun 2020.

“Setiap orang mempunyai risiko untuk terkena kanker paru, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan bagi mereka berisiko terkena kanker paru, di antaranya perokok aktif, perokok pasif, pekerja pertambangan, rumah dengan ventilasi buruk, serta riwayat kanker paru dalam keluarga,” ujarnya.

Menurut dr Noni, untuk mencegah terkena kanker paru, sebaiknya menghindari merokok salah satunya. Serta menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga.

3. Komitmen YKI Sumut dalam memberikan perhatian dan dukungan bagi penderita kanker

Jangan Sepele, Yuk Cegah Kanker Payudara Sejak Dinipixabay/janeb13

Webinar ini merupakan salah satu bentuk komitmen YKI Sumut dalam memberikan perhatian, dukungan serta lindungan bagi penderita kanker, khusunya di wilayah Sumut.

Dengan hadirnya para narasumber yang berkompeten di bidangnya, diharapkan para peserta bisa berinteraksi langsung, sehingga menambah pemahaman tentang penyebab dan cara pencegahan kanker.

Baca Juga: Kota Medan Mulai Vaksinasi untuk Pelajar, Target 3 Ribu Orang

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya