Comscore Tracker

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat Maya

Kerap marah-marah sejak Pangdam, Ketum PSSI hingga Gubernur

Video Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang marah dan menjewer Pelatih Biliar Sumut Khairuddin Aritonang pada Senin 27 Desember 2021 viral di jagat maya. 

Namun ternyata, setelah ditelusuri bukan kali ini saja Edy Rahmayadi kerap marah-marah saat bertugas. Bahkan sejak menjabat Panglima Kodam I/BB pada 2015 lalu, ia pernah memarahi demonstran di Kantor DPRD. 

Berikut IDN Times merangkum "Edy Rahmayadi marah-marah" saat menjalankan tugasnya sebagai Pangdam I/BB, Ketum PSSI, dan Gubernur Sumut. Yuk Simak:

1. 27 Desember 2021: Gubernur Edy marahi dan jewer telinga Pelatih Biliar PON Sumut

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaGubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi bersama pelatih biliar akrab disapa Coki (screenshoot video)

Gubernur Edy marah melihat Pelatih Biliar PON tidak bertepuk tangan saat sebagian besar hadirin bertepuk tangan pada acara pemberian tali asih Atlet PON Sumut, Senin (27/12/2021).

"Yang pakai kupluk itu siapa, kenapa enggak tepuk tangan?," tanya Edy sembari menunjuk ke arah Coki.

Dia kemudian menjewer kuping Coki dan sempat mengeluarkan kata sontoloyo. Choki kemudian turun panggung dan langsung keluar.

"Sudah, pulang. Tak usah dipakai lagi. Kau langsung keluar. Tak usah lagi di sini," tegas Edy.

2. 6 Mei 2021: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meluapkan kemarahannya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaWali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua BNN Sumut Brigjen Pol Atrial dan Koordinator Kampung Sendiri Bobby Nasution (IDN Times/Doni Hermawan)

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meluapkan kemarahannya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution. Kemarahan Gubsu Edy dipicu persoalan lokasi karantina WNI di Sumut.

Sebelumnya, Bobby Nasution mengaku kecewa lantaran Pemko Medan tidak dilibatkan dalam menentukan lokasi karantina terhadap WNI yang berada di Kota Medan.

Keluhan Bobby Nasution malah ditanggapi secara emosional oleh Edy Rahmayadi.

"Ada yang datang dari Medan (Pemko Medan) yang hadir saat rapat? Kamu (Syamsul) beritahu itu, jangan nanti dia bilang nggak tahu lagi. Aku lama-lama jadi marah aku ini," tegas Edy.

"Tak ada urusan sama aku itu siapapun dia, jangan bikin aku marah. Kalau aku marah nggak peduli aku siapa dia. Udah 1 tahun 5 bulan saya tangani Covid-19 ini. Kita harus bergandengan tangan, koordinasikan dengan baik," ungkapnya.

Baca Juga: Edy Rahmayadi Jewer dan Usir Pelatih Biliar saat Beri Bonus Atlet PON

3. 5 Februari 2021: Edy Bersitegang dengan Bupati Tapanuli Tengah

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaIDN Times/Hendra Simanjuntak

Pada 4 Februari 2021, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Sibarani menyebut sekolah tatap muka bakal digelar meski Gubernur Edy tak memberi izin. Dia mengatakan pembukaan sekolah tatap muka di Tapteng dilakukan karena Kemendikbud sudah memberi izin sekolah dibuka dengan berbagai syarat.

"Semalam itu dinas kesehatan tolong cek, kalau 26 itu sudah sembuh total dan tidak ada lagi orang yang kena Covid. Sekolah bahwa kemudian Gubernur setuju atau tidak setuju, kita akan buka," ujarnya.

Bakhtiar kemudian menjelaskan alasannya ingin membuka sekolah tatap muka. Dia mengatakan anak-anak di Tapteng lebih mudah dikontrol kegiatannya jika datang ke sekolah.

Edy kemudian marah dan mengatakan tak akan menyetujui pembukaan sekolah tatap muka selama pandemi Covid-19 belum usai. Dia mengatakan persoalan sekolah tatap muka harus sesuai instruksinya.

"Kasatgas-nya itu adalah gubernur, seluruh yang bersangkutan dengan Covid-19 ikuti instruksi gubernur, titik. Tidak bisa, nanti kalau sakit gimana?," kata Edy.

Mendengar jawaban Edy, Bakhtiar tetap ngotot mau membuka sekolah tatap muka jika kasus positif Covid-19 di Tapteng sudah nihil. Edy pun tetap berkeras tak akan mengizinkan.

"Tak boleh!" kata Edy di rumah dinas gubernur, Medan, Jumat (5/2/2021).

4. 24 September 2018: Edy Rahmayadi marah ketika diwawancarai Aiman Witjaksono

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaInstagram.com/Aimanwitjaksono

Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi marah ketika diwawancarai oleh wartawan televisi Aiman Witjaksono, Senin (24/9/2018). Edy tidak terima dengan pertanyaan Aiman terkait dengan jabatan ganda yang kini disandangnya.

"Apakah Anda merasa terganggu ketika tugas Anda, tanggung jawab Anda sebagai gubernur dan Ketua PSSI?" tanya Aiman ke Edy dalam wawancara tersebut.

Bukannya menjawab pertanyaan Aiman, Edy malah balik bertanya dengan ekspresi marah. "Apa urusan Anda menanyakan itu," jawab Edy.

Cuplikan video wawancara tersebut kemudian viral di media sosial hingga muncul tagar #SiapPakEdy.

5. 21 September 2018: Edy tampar dan marahi suporter PSMS Medan

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaEdy Rahyamadi marahi dan tampat suporter PSMS Medan (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi juga pernah marah-marah dan menampar suporter PSMS Medan.

Kala itu ia datang ke Stadion Teladan Medan untuk menyaksikan pertandingan PSMS Medan melawan Persela Lamongan, Jumat (21/9/2018).

Saat laga berjalan 65 menit, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang awalnya duduk di Tribun VVIP mendadak turun.Ia menyambangi suporter yang ketahuan menyalakan flare.

Kala itu Ayam Kinantan tertinggal 1-2 dari Persela Lamongan. Flare di Tribun Utara langsung dimatikan sebelum Ketua PSSI itu tiba di kerumunan suporter.

Saat Gubernur Edy Rahmayadi menyambangi suporter tersebut beredar beberapa video yang merekam aksinya.

Video-video ini pun seketika viral di media sosial instagram dan facebook dengan berbagai macam komentar dalam unggahanya.

Dalam video Edy Rahmayadi tampak memarahi para supporter, bahkan ada salah seorang supporter yang ditamparnya.

6. 13 September 2018: Edy Mengusir Demonstran di Kantor Gubernur Sumut

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaIDN Times/Gideon Aritonang

Video Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang mengusir seorang demonstran perempuan viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi saat ribuan nelayan, yang menamakan diri Himpunan Nelayan Kecil Modern Sumatera Utara, melakukan unjuk rasa untuk memprotes tindakan aparat yang menangkap kapal kecil milik nelayan pada Kamis, 13 September 2018.

Tiba-tiba Edy mengusir salah seorang demonstran itu karena merasa tidak senang omongannya disanggah.

"Ibu, berdiri. Keluar, jalan. Ibu berdiri, jalan, keluar. Ibu berdiri. Saya tak senang kalau saya sedang ngomong, orang ngomong," kata Edy di atas mobil komando saat menjumpai demonstran di depan kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.

Setelah diusir Edy Rahmayadi, ibu yang tidak diketahui identitasnya itu sempat menolak. Sampai akhirnya beberapa petugas keamanan mengajaknya keluar dan ibu tersebut pun menurut. Sang ibu langsung keluar dari tengah-tengah massa aksi dan meninggalkan rekan-rekannya.

7. 31 Maret 2017: Edy marah-marah terhadap pemain asal Indonesia, Andri Syahputra, yang memilih memperkuat Timnas Qatar U-19

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaANTARA FOTO/Reno Esnir

Saat menjabat Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi juga pernah marah-marah terhadap pemain asal Indonesia, Andri Syahputra, yang memilih memperkuat Timnas Qatar U-19.

Andri tampil membela Qatar U-19 dalam laga uji coba melawan Timnas Inggris U-18 pada 27 Maret 2017. Sebelumnya, Andri mendapat panggilan dari Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri.

Namun, ia menolak bergabung karena bertekad menjalani karier di Qatar. Pemain muda Al-Gharafa itu dua kali tampil bersama Qatar U-19 dalam laga uji coba. 

"Sudah jelas dia bukan orang Indonesia. Kalau Anda orang Indonesia, Anda pasti akan membela Indonesia, bukan?" kata Edy.

Akibat pilihan Andri, Kemenpora sempat mengusulkan agar PSSI mem-blacklist namanya dalam skuat Timnas Indonesia. Akibat pernyataan itu, Andri mendapat hujatan di media sosial. Akhirnya pihak Kemenpora melalui Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto meminta maaf kepada ayah Andri, Agus Darmanto.

Edy menambahkan, PSSI tidak mau dibuat pusing soal pilihan Andri. Apalagi, masih banyak pemain Indonesia di luar negeri yang akan diseleksi Timnas Indonesia U-19. 

"Kalau dia tidak mau bermain, buat apa? Dia bukan orang Indonesia," tegasnya.

8. 17 April 2015: Marahi pendemo Ramunia

8 Kemarahan Edy Rahmayadi yang Viral di Jagat MayaEdy Rahmayadi memarahi pendemo pada 17 April 2015 (Dok. IDN Times)

Saat masih menjabat Panglima Kodam I/BB, Edy juga pernah tertangkap kamera memarahi pengunjuk rasa di depan Geung DPRD Sumut, 2015.

Lalu, ketika mengusir ibu-ibu pengunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut.

Ia memarahi pendemo di Medan, Sumatera Utara (Sumut) karena dianggap telah menganggu ketertiban umum. Edy pun menarik baju dari salah seorang pendemo.

Edy meminta para pendemo yang mengungsi di halaman kantor DPRD Sumut untuk bubar. Pasalnya, pendemo asal warga Ramunia, Deli Serdang ini telah menginap sekitar satu bulan yang lalu terkait sengketa lahan puskopad di Desa Ramunia.

"Kumpul semua! Kalian bikin seperti tempat jualan ini, ibu matikan apinya. Saya yang matikan atau ibu yang matikan apinya?"‬ kata Edy dengan nada tinggi di halaman kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Jumat (17/4/2015).

‪Edy meminta pendemo menunjukkan dokumen tanah di Ramunia yang mereka tuntut. Jika dokumennya ada, sang jenderal bintang dua itu berjanji akan menandatangani dan menyerahkan lahan itu.‬

Baca Juga: Bantah Diusir, Coki Pelatih Biliar Sebut Edy Tak Pantas Jadi Pemimpin

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya