Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Puskesmas di Nias Barat Dipersiapkan Naik Level, Pasien Bisa Rawat Inap
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)
  • Pemprov Sumut meningkatkan kapasitas Puskesmas Mandrehe di Nias Barat dengan pembangunan ruang rawat inap, penambahan tempat tidur, dan tenaga medis agar layanan kesehatan lebih mudah dijangkau warga.
  • Gubernur Bobby Nasution menegaskan pengembangan ini bagian dari penguatan layanan kesehatan Kepulauan Nias, termasuk penyediaan dokter spesialis melalui rotasi RSUD serta kerja sama dengan USU dan UGM.
  • Kepala Puskesmas Mandrehe menyambut positif langkah ini karena dapat mengurangi rujukan pasien ke RSUD yang berjarak jauh dan memungkinkan lebih banyak tindakan medis dilakukan di tingkat puskesmas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Nias Barat, IDN Times – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat.

Penguatan fasilitas kesehatan tersebut dilakukan mulai dari pembangunan ruang rawat inap, penambahan tempat tidur, hingga penyediaan tenaga medis. Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit yang memiliki jarak cukup jauh.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan rencana tersebut saat meninjau langsung Puskesmas Mandrehe, Kamis (16/7/2026). Dalam kunjungan itu, Bobby didampingi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu.

1. Puskesmas Mandrehe diperkuat karena layani 23 ribu warga

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)

Bobby Nasution mengatakan Puskesmas Mandrehe memiliki posisi penting karena menjadi fasilitas kesehatan terdekat bagi masyarakat Kecamatan Mandrehe.

Menurutnya, akses menuju rumah sakit daerah masih menjadi tantangan bagi warga. Dengan kondisi geografis Kepulauan Nias, perjalanan menuju RSUD dapat memakan waktu hingga dua jam.

"Puskesmas ini lokasinya sangat dekat dengan masyarakat di sini (Mandrehe). Kalau ke RSUD itu bisa sampai 2 jam perjalanan. Jadi kita bangun di sini untuk rawat inap dan juga menambah tempat tidur, sehingga bisa melayani lebih banyak pasien," ujar Bobby Nasution didampingi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu.

2. Layanan rawat inap hingga dokter spesialis akan disiapkan

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)

Bobby menjelaskan pengembangan Puskesmas Mandrehe merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan di Kepulauan Nias setelah adanya pembangunan rumah sakit daerah oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit tetap perlu didukung fasilitas kesehatan tingkat pertama yang mampu menangani kebutuhan masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kabupaten.

"Untuk dokter spesialisnya juga kita akan siapkan. Saat ini dokter di sini sedang sekolah, dan nanti juga ada yang lain. Menunggu itu, kita sudah buat perjanjian bahwa dokter dari RSUD harus ada rotasi untuk mengisi. Termasuk kerja sama dengan USU dan UGM, di mana dokter residen (dokter umum yang menempuh pendidikan spesialis) mereka intensif ada di sini (Kepulauan Nias), jadi bisa saling rotasi," kata Bobby Nasution.

Selain layanan rawat inap, Puskesmas Mandrehe nantinya diproyeksikan mampu memberikan pelayanan kesehatan seperti penyakit dalam, persalinan, kesehatan anak, anestesi, hingga tindakan medis lainnya.

"Begitu juga untuk pembangunan ini, bukan hanya dari provinsi (Pemprov) saja. Tetapi dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan menyediakan alat kesehatan (alkes), seperti pemeriksaan kehamilan 4D dan untuk tindakan lainnya tanpa harus ke RS," ungkapnya.

3. Tenaga medis berharap warga tak lagi banyak dirujuk ke RSUD

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)

Kepala Puskesmas Mandrehe Karsa menyambut positif perhatian Pemprov Sumut terhadap peningkatan layanan kesehatan di wilayah tersebut. Menurutnya, selama ini Puskesmas Mandrehe menjadi tumpuan pelayanan kesehatan bagi sekitar 23 ribu warga Kecamatan Mandrehe.

"Sekitar 20 persen – 30 persen pasien kita harus dirujuk ke RSUD, dan jaraknya cukup jauh. Dengan peningkatan kapasitas ini nantinya, maka tindakan medis bisa kita lakukan di sini, termasuk jumlah pasien yang bisa kita tampung untuk rawat inap. Maka itu kami sangat senang atas perhatian Pak Gubernur kepada masyarakat di sini," ujar Karsa.

Dengan peningkatan fasilitas dan kapasitas tenaga kesehatan, Puskesmas Mandrehe diharapkan mampu menangani lebih banyak pasien tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju rumah sakit.

Usai meninjau Puskesmas Mandrehe, Bobby Nasution melanjutkan kunjungan ke Kantor Bupati Nias Barat di Kecamatan Lahomi untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sebelum bertolak menuju Kabupaten Nias Selatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article