Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BMKG Prediksi Sumut Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat 2-3 Hari Kedepan
ilustrasi hujan asam (pexels.com/Chris F)
  • BMKG Wilayah I Medan memprediksi Sumatra Utara akan diguyur hujan ringan hingga lebat selama 2-3 hari ke depan.
  • Kondisi ini dipicu oleh antisiklon di Samudera Hindia barat Sumut serta perlambatan angin yang menumpuk uap air dan membentuk awan konvektif.
  • Suhu laut hangat meningkatkan suplai uap air, sementara BMKG mengimbau warga tetap waspada, tidak berlindung di bawah pohon, dan menjaga saluran drainase.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2-3 hari ke depan

BMKG Wilayah I Medan memprakirakan wilayah Sumatra Utara akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama 2–3 hari ke depan akibat pengaruh antisiklon di Samudera Hindia barat Sumatera Utara.

kini

BMKG mengimbau masyarakat Sumut untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat, tidak berlindung di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang, dan memastikan saluran drainase tidak tersumbat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BMKG Wilayah I Medan memprakirakan wilayah Sumatra Utara akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama dua hingga tiga hari ke depan.
  • Who?
    Prakirawan BMKG Sumut, Budi Prasetyo, menyampaikan informasi prakiraan cuaca dan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras.
  • Where?
    Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi berbagai daerah di Provinsi Sumatra Utara, termasuk kawasan pesisir dan daratan bagian tengah.
  • When?
    Kondisi hujan diperkirakan terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan sejak pengumuman disampaikan oleh BMKG Wilayah I Medan.
  • Why?
    Peningkatan curah hujan dipicu oleh adanya antisiklon di Samudera Hindia barat Sumatra Utara serta suhu permukaan laut yang hangat yang menambah suplai uap air.
  • How?
    Kombinasi perlambatan angin dan penumpukan uap air menyebabkan pertumbuhan awan konvektif. BMKG mengimbau warga tidak berlindung di bawah pohon dan menjaga saluran drainase tetap lancar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
BMKG bilang di Sumatera Utara akan turun hujan dari yang pelan sampai deras selama dua atau tiga hari. Katanya ada angin dan laut hangat yang bikin banyak awan air. Orang-orang disuruh hati-hati kalau hujan, jangan sembunyi di bawah pohon, dan pastikan air bisa mengalir biar tidak banjir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Prediksi hujan sedang hingga lebat di Sumatra Utara menunjukkan berfungsinya sistem pemantauan cuaca BMKG yang mampu memberikan peringatan dini bagi masyarakat. Penjelasan rinci tentang faktor antisiklon, perlambatan angin, dan suhu laut hangat mencerminkan transparansi ilmiah lembaga tersebut, sementara imbauan praktisnya membantu warga menyiapkan lingkungan agar tetap aman dan tertib menghadapi kondisi alam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memprakirakan wilayah Sumatra Utara atau Sumut masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas beragam.

Intensitas hujan ini terjadi mulai ringan hingga lebat, dalam 2-3 hari ke depan nantinya.

1. Kondisi tersebut dipicu oleh adanya antisiklon

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Vlad Chețan)

Prakirawan BMKG Sumut, Budi Prasetyo, menjelaskan kondisi tersebut dipicu oleh adanya antisiklon di Samudera Hindia bagian barat Sumatera Utara.

"Selain itu terdapat perlambatan kecepatan angin sehingga memicu penumpukan uap air serta pertumbuhan awan-awan konvektif," ujar Budi pada IDN Times.

2. Suhu permukaan laut yang cukup hangat di wilayah Sumut turut menambah suplai uap air

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Genaro Servín)

Budi menambahkan, suhu permukaan laut yang cukup hangat di wilayah Sumatra Utara turut menambah suplai uap air.

Hal itu meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif dan curah hujan di sejumlah daerah.

3. Masyarakat diminta untuk tidak berlindung di bawah pohon saat hujan

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Aleksandar Pasaric)

Menanggapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat Sumut untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Hujan dapat menyebabkan genangan di beberapa lokasi. Selalu pantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan sesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi cuaca setempat," imbau Budi.

Masyarakat diminta untuk tidak berlindung di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang, serta memastikan saluran drainase di lingkungan rumah tidak tersumbat guna mengantisipasi genangan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article