Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pendeta di Deli Serdang Ditembak di Rumah, Polisi Buru Pelaku

Kab. Deli Serdang
Pendeta di Deli Serdang Ditembak di Rumah, Polisi Buru Pelaku
Ilustrasi penembakan (IDN Times/Arief Rahmat)
Share Article

Deli Serdang, IDN Times – Seorang pendeta bernama Fernando Tambunan (42) rubuh saat peluru menembus dadanya, Senin (27/6/2022) malam. Dia tertembak di kediamannya Perumahan Victory Land, Blok H, No 11 Dsn III, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Belum diketahui siapa pelaku penembakannya. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam.

  1. 1. Korban tertembak saat berada di selasar rumah

    Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)

    Kapolresta Deliserdang Kombes Irsan Sinuhaji mengatakan, korban  tertembak sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, laki-laki yang sehari – hari beraktivitas sebagai pendeta tengah berada di selasar rumah.

    "Saat itu korban yang berada di teras tertembak diduga menggunakan senapan angin," kata Irsan, Selasa (28/6/2022).

  2. 2. Korban tertembak saat bersantai dengan istri

    ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)
    ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

    Saat tertembak, korban tengah bersama istrinya. Saat itu mereka barus selesai makan malam.

    "Kemudian tiba - tiba korban berkata kepada istrinya 'tertembak aku' dan saksi (istri) melihat korban sudah memegang dadanya yang mengeluarkan darah," ucap Irsan.

  3. 3. Sang pendeta langsung dilarikan ke rumah sakit

    Ilustrasi layanan kesehatan. (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi layanan kesehatan. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Melihat suaminya rubuh, sang istri kemudian memanggil tetangga untuk meminta pertolongan. Kemudian datanglah tetangga korban dan membawanya ke rumah sakit.

    "Saat ini korban sedang dirawat di RSU Amri Tambunan di Lubuk Pakam untuk dilakukan tindakan operasi mengeluarkan peluru guna mengetahui jenis senjata yang digunakan. Dan kondisi korban hingga saat ini masih stabil dan bisa diajak berkomunikasi," terang Irsan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More