Comscore Tracker

5 Alasan Ngeri-Ngeri Sedap Jadi Pengingat Pulang untuk Anak Rantau 

Mengharu biru dan bikin merenung 

Ngeri-Ngeri Sedap besutan Bene Dion sudah bisa dinikmati di bioskop terdekat. Film drama keluarga ini mendapat tanggapan positif pecinta film Indonesia. Terbukti pada pemutaran hari pertama yang mencapai 50 ribu lebih penonton. Bahkan untuk hari selanjutnya terdapat penambahan layar di beberapa kota.

Ngeri-Ngeri Sedap memang bercerita tentang kangennya Ayah dan Ibu pada tiga anaknya yang sedang rantau. Namun momen ketiga anak itu pulang dan kembali merasakan kehangatan rumah, dialami semua anak rantau. Inilah yang membuat film kedua Bene Dion ini cocok sebagai pengingat pulang ke rumah untuk anak rantau.

1. Berjuang demi anak 

5 Alasan Ngeri-Ngeri Sedap Jadi Pengingat Pulang untuk Anak Rantau cuplikan film Ngeri-Ngeri Sedap (youtube.com/HAHAHATV)

Siapa sih yang tidak ingin yang terbaik untuk anak. Apalagi jika menyangkut soal pendidikan. Bapak-ibu Domu mengijinkan ketiga anak laki-lakinya merantau untuk bisa kuliah sesuai keinginan mereka.

Bapak Domu yang awalnya tidak memiliki banyak uang, bekerja keras agar ketiga anaknya memiliki pendidikan yang baik. Pak Domu ingin mengangkat derajat keluarganya.

2. Bapak-Ibu rindu anak

5 Alasan Ngeri-Ngeri Sedap Jadi Pengingat Pulang untuk Anak Rantau cuplikan trailer Ngeri-Ngeri Sedap (youtube.com/HAHAHATV)

Tidak bersama dalam waktu yang lama memang ampuh membuat rindu. Inilah yang dirasakan bapak-ibu Domu yang diperankan Arswendy Beningswara dan Tika Panggabean selama ketiga anaknya rantau.

Lagipula tidak ada alasan yang lebih bermakna daripada apapun ketimbang rasa rindu orangtua. Apalagi jika orangtua menelpon dan menyuruh pulang karena rindu.

Wahai kalian yang sedang merantau, sibuk boleh tapi jangan ingat orangtua di rumah sedang menunggu kalian pulang. Mereka rindu.

Baca Juga: Nonton Ngeri Ngeri Sedap, Pesan Bobby: Perantau Jangan Lupa Pulang

3. Tak ada makanan seenak masakan ibu  

5 Alasan Ngeri-Ngeri Sedap Jadi Pengingat Pulang untuk Anak Rantau cuplikan trailer Ngeri-Ngeri Sedap (youtube.com/HAHAHATV)

Dari kecil hingga dewasa, terbiasa makan masakan ibu. Kemudian merantau dan lidah merasakan banyak makanan. Pulang ke rumah dan kembali merasakan masakan ibu adalah kebahagiaan tersendiri.

Itu juga yang dirasakan Boris Bokir (Domu), Lolox (Gabe), dan Indra Jegel (Sahat) saat akhirnya bisa pulang dan kumpul bersama. Mereka duduk di meja makan dan menyantap makanan ibu yang sudah lama tidak mereka rasakan.

4. Ngobrol sama bapak 

5 Alasan Ngeri-Ngeri Sedap Jadi Pengingat Pulang untuk Anak Rantau cuplikan trailer Ngeri-Ngeri Sedap (youtube.com/HAHAHATV)

Sama seperti bapak-bapak lainnya, Bapak Domu punya keinginan agar 3 anaknya ini memiliki kehidupan yang lebih baik. Makanya beliau tidak suka Domu memiliki kekasih dari suku lain, Gabe yang pekerjaannya berbeda dari jurusan kuliahnya dan Sahat yang malah betah tinggal di rumah orang lain.

Bapak Domu menyuruh mereka pulang agar bisa bicara tentang topik ini. Karena aktifitas ngobrol sama bapak dan mengutarakan secara langsung dipercaya lebih menyelesaikan masalah.

5. Habiskan waktu dengan Ibu

5 Alasan Ngeri-Ngeri Sedap Jadi Pengingat Pulang untuk Anak Rantau cuplikan trailer Ngeri-Ngeri Sedap (youtube.com/HAHAHATV)

Yang menyenangkan dari merantau adalah pulang dan kembali bisa memeluk ibu. Lalu cerita tentang hal-hal menarik dan keluh kesah selama rantau.

Saat Domu, Gabe dan Sahat pulang, ibu sempat mengajak ketiga anaknya ke pasar. Mereka juga makan di warung langganan saat kecil. Di sana pun, mereka mengulang kebiasaan masa kecil.

Menonton Ngeri-Ngeri Sedap memberikan pengalaman yang berbeda tapi tetap hangat. Terlebih jika kamu anak rantau yang kadang memilih sibuk dengan pekerjaan. Buat yang belum nonton, Ngeri-Ngeri Sedap masih menunggumu di bioskop terdekat.

Baca Juga: Hanya 4 Jam, Tiket Gala Premiere Ngeri Ngeri Sedap di Siantar Sold Out

Ira Kurniasari Photo Community Writer Ira Kurniasari

nulis buat healing ^^

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya