Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemain PSPS selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSGC Ciamis (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)
  • PSPS Pekanbaru menang 2-1 atas PSGC Ciamis pada penutup putaran pertama Liga 2 2026/2027, setelah sempat kebobolan pada menit pertama.
  • Gol Pramudya Trenady menit ke-23 dan penalti Antonio Gamaroni menit ke-30 membalikkan keadaan, sementara PSPS menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
  • Kemenangan membawa PSPS kembali ke puncak klasemen dengan 22 poin dari sembilan laga, unggul dua angka atas PSMS Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekanbaru, IDN Times - PSPS berhasil taklukkan PSGC Ciamis, Minggu (8/11/2026) malam. Dalam laga penutup putaran pertama Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship musim 2026/2027 itu, tim berjuluk Askar Bertuah menang tipis dengan skor 2-1. 

Atas kemenangan itu, PSPS kembali menggusur posisi PSMS Medan yang bertahan hanya sehari di puncak klasmen sementara.

Dimana, dengan 9 pertandingan yang telah berjalan, PSPS mengumpulkan poin sebanyak 22. Sedangkan PSMS, turun ke posisi kedua dengan 20 poinnya.

1. Kebobolan dimenit pertama

Pemain PSPS saat mencoba merebut bola dari kaki pemain PSGC Ciamis (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Saat laga baru berjalan semenit, PSGC Ciamis langsung memberikan kejutan kepada PSPS lewat gol cepat. Saat itu, pemain PSPS Ihsan Siregar salah passing dan bola berhasil direbut pemain PSGC Ciamis Johan Bonila.

Johan kemudian menggocek dua pemain bertahan PSPS dan melakukan tendangan dengan kaki kiri yang berbuah gol. Skor sementara berubah menjadi 1-0 untuk PSGC Ciamis

PSPS yang ketinggalan, langsung melakukan penyerangan dengan penuh. PSPS terus menekan pertahanan PSGC Ciamis. Ditambah dengan dukungan suporter, PSPS terus mengurung pertahanan PSGC Ciamis. 

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke 23, pemain PSPS Matheus Machado mengirim bola umpan lambung ke kotak penalti PSGC Ciamis. Bola tersebut berhasil disundul Pramudya Trenady dan gagal ditepis penjaga gawang PSGC Ciamis. Skor berubah menjadi 1-1. 

7 menit berselang, tepatnya di menit ke 30, PSPS berhasil membalikkan keadaan. Dimana, pemain bertahan PSGC Ciamis handball. Atas hal itu, PSPS mendapat hadiah penalti. 

Antonio Gamaroni yang maju sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan gol mencetak gol kedua untuk PSPS. Skor 2-1 untuk PSPS. 

Hingga turun minum, skor tetap 2-1 untuk keunggulan PSPS

Memasuki babak kedua, PSPS yang sudah unggul terus tampil menekan sepanjang pertandingan. Peluang demi peluang diciptakan namun masih belum bisa menambah pundi-pundi gol.

Sementara itu, PSGC Ciamis mencoba bangkit dan keluar dari tekanan. PSGC Ciamis sesekali melakukan serangan lewat counter attack, tapi berhasil dimentahkan pertahanan PSPS.

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.

2. Ini kata pelatih PSPS 

Pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengomentari hasil laga melawan PSGC Ciamis (IDN Times/ Fanny Rizano)

Usai pertandingan tersebut, pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengucapkan syukur atas kemenangan di penutup putaran pertama ini. Menurutnya, laga melawan PSGC Ciamis cukup berat.

"Alhamdulillah 3 poin lagi. Ini pertandingan yang cukup berat. Karena kami tahu Ciamis bermain all out. Alhamdulliah pemain berhasil mengatasi permainan lawan," ucapnya.

Dalam pertandingan itu, Akhyar memberikan arahan khusus kepada Matheus Machado untuk meraih kemenangan. Dimana, dia meminta pemain asal Brazil itu untuk lebih aktif dan mobile ditengah lapangan.

"Machado memang saya instruksikan lebih aktif, lebih mobile tadi. Alhamdulillah dia menjalankan tugasnya dengan baik," sebutnya.

Terkait dengan masih adanya kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan pemainnya, Akhyar tetap melakukan evaluasi. Meski begitu, menurutnya tim Askar Bertuah masih berada di on the track.

"Saya rasa kami masih di on the track. Saat ini pencapaian kami cukup baik," ujarnya.

Terkait dengan putaran kedua nanti, ditambahkannya, Akhyar berkeinginan untuk menambah pemain baru yang berkualitas.

"Memang kami masih ingin menambah pemain berkualitas sesuai kebutuhan, tapi kita lihat nanti," pungkasnya.

3. Pelatih PSGC Ciamis: kami bermasalah dengan servis kedepan

Pelatih PSGC Ciamis Herry Kiswanto (tengah) (IDN Times/ Fanny Rizano)

Disisi lain, menurut pelatih PSGC Ciamis Herry Kiswanto, anak asuhnya bermain cukup baik. Hal itu terlihat di menit pertama yang berhasil mencetak gol. Namun, setelah PSPS berhasil membalikkan keadaan, para pemainnya terlihat bermasalah dengan servis kedepan.

"Saya lihat anak-anak bermasalah dengan servis ke depan dan pelanggaran-pelanggaran lainnya. Ini akan kami evaluasi, masih ada waktu untuk memperbaikinya," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article