Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persiraja Kalah Terus, Suporter Kutaraja Minta Revolusi Manajemen

Kota Medan
3 min read
Persiraja Kalah Terus, Suporter Kutaraja Minta Revolusi Manajemen
Persikad Depok lawan Persiraja Banda Aceh. (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times)
  • SKULL menuntut pertanggungjawaban manajemen Persiraja atas hasil minor dalam tiga laga awal musim 2026/2027 serta evaluasi menyeluruh di dalam dan luar lapangan.
  • Suporter meminta transparansi perekrutan pemain, revolusi manajemen, dan perencanaan jangka pendek-panjang terukur untuk pembentukan skuad, pengembangan pemain, serta target lolos Liga 1.
  • Laga kandang melawan Sumsel United dinilai sebagai titik kritis untuk membuktikan respons tim; SKULL tetap mendukung Persiraja sambil menuntut keseriusan pembenahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banda Aceh, IDN Times - Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju (SKULL) menyampaikan sejumlah tuntutan kepada manajemen Persiraja Banda Aceh menyusul hasil minor yang diraih Laskar Rencong pada tiga pertandingan awal musim 2026/2027. SKULL meminta manajemen melakukan evaluasi serius, termasuk memperbaiki sistem perekrutan pemain hingga melakukan pembenahan di tubuh manajemen. Suporter juga menilai Persiraja perlu memiliki arah yang lebih jelas untuk menghadapi sisa kompetisi.

Ketua SKULL, Teuku Iqbal Djohan, mengatakan suporter dan seluruh pecinta Persiraja berhak mendapatkan penjelasan mengenai langkah yang akan dilakukan manajemen untuk memperbaiki kondisi tim.

“Kami meminta pihak manajemen Persiraja melakukan evaluasi secara serius. Hasil beberapa pertandingan terakhir tentu mengecewakan, tetapi yang paling penting sekarang adalah bagaimana Persiraja segera berbenah dan bangkit,” kata Iqbal, saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).


  1. 1. SKULL tuntut pertanggungjawaban atas hasil minor

    image.png
    SKULL.

    SKULL menuntut adanya pertanggungjawaban atas hasil yang diraih Persiraja dalam beberapa pertandingan terakhir.

    Menurut Iqbal, hasil tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Kondisi tim harus menjadi momentum bagi seluruh elemen Persiraja untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, baik di dalam maupun luar lapangan.

    SKULL juga menyoroti pentingnya kejelasan dalam proses perekrutan pemain. Menurut mereka, kualitas dan komposisi skuad harus disusun berdasarkan kebutuhan tim serta target yang ingin dicapai.

    “Jangan sampai kita terlambat melakukan pembenahan. Dengan kondisi performa seperti sekarang, Persiraja harus mulai memikirkan segala kemungkinan, termasuk ancaman masuk ke zona play-off degradasi,” ujar Iqbal.


  2. 2. Minta revolusi manajemen dan perencanaan jangka panjang

    WhatsApp Image 2026-09-28 at 19.09.14.jpeg
    SKULL.

    Selain persoalan teknis tim, SKULL meminta adanya pembenahan di tubuh manajemen Persiraja.

    Dalam poin tuntutannya, SKULL secara khusus meminta “revolusi di tubuh manajemen untuk menjaga arah gerakan dan performa tim Persiraja ke depan lebih baik”.

    Suporter juga menuntut adanya perencanaan yang jelas, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal itu dinilai penting agar Persiraja tidak terus mengulang persoalan yang sama setiap musim.

    “Persiraja harus punya arah yang jelas. Kita tidak ingin setiap tahun hanya kembali melakukan hal yang sama tanpa ada progres yang signifikan. Klub ini harus dibangun dengan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang yang terukur untuk memenuhi target utama lolos ke Liga 1,” kata Iqbal.

    Menurutnya, perencanaan tersebut harus mencakup pembentukan skuad, pengembangan pemain, target kompetisi hingga strategi jangka panjang klub.


  3. 3. Laga kontra Sumsel United jadi titik kritis

    WhatsApp Image 2026-09-26 at 21.10.49.jpeg
    Persikad Depok lawan Persiraja Banda Aceh. (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times)

    SKULL menilai pertandingan kandang Persiraja berikutnya melawan Sumsel United menjadi salah satu momentum penting untuk melihat respons tim terhadap hasil buruk di awal musim.

    Karena itu, mereka meminta pemain dan jajaran tim menunjukkan karakter, semangat juang, serta komitmen untuk meraih hasil positif di hadapan publik Banda Aceh.

    “Laga melawan Sumsel United harus menjadi titik balik. Kami ingin melihat respons nyata dari tim. Menang bukan hanya soal tiga poin, tetapi menjadi pesan bahwa Persiraja masih punya semangat untuk bangkit dan berjuang di sisa kompetisi,” ujar Iqbal.

    SKULL menyebut laga tersebut juga akan menjadi penentu bagaimana tuntutan yang disampaikan suporter berjalan ke depannya.

    Meski menyampaikan kritik kepada manajemen dan tim, Iqbal memastikan SKULL tetap akan memberikan dukungan kepada Persiraja.

    “Kami tetap akan berdiri di belakang Persiraja. Kami meminta kesempatan kepada tim untuk bangkit, tetapi kami juga meminta keseriusan semua pihak untuk melakukan pembenahan. Suporter akan tetap mendukung, karena Persiraja adalah milik kita bersama,” katanya.

    Adapun lima tuntutan SKULL yakni meminta pertanggungjawaban atas hasil minor, transparansi dan kejelasan sistem perekrutan pemain, revolusi di tubuh manajemen, perencanaan jangka pendek dan panjang yang jelas, serta menjadikan laga kandang melawan Sumsel United sebagai titik kritis bagi langkah suporter selanjutnya.


Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More