Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSPS Vs PSMS: Perebutan Puncak Klasemen
Selebrasi pemain PSMS Javi Siverio bersama Angelo Meneses saat kontra Persikad di Stadion Utama Sumut, Sabtu (3/10/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)
  • PSPS Pekanbaru menjamu pemuncak Grup A wilayah Barat, PSMS Medan, pada 11 Oktober 2026. PSPS di posisi ketiga dan hanya tertinggal satu poin dari PSMS.
  • PSMS belum terkalahkan dengan tiga kemenangan dan satu imbang, sementara PSPS mencatat tiga kemenangan serta satu kekalahan. Tiga pertemuan terakhir kedua tim musim lalu semuanya berakhir imbang.
  • Laga ini juga mempertemukan ketajaman Antonio Gamaroni, pencetak empat gol PSPS, dan Javier Siverio, top skor sementara dengan delapan gol. PSPS hanya kehilangan Reza Kusuma karena akumulasi kartu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru akan menjamu PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution Kota Pekanbaru dalam laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship musim 2026/2027. Laga yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) ini, diyakini akan berlangsung keras.

Pasalnya, kedua tim diyakini akan saling sikut untuk meraih 3 poin. Dimana, PSPS akan berusaha merebut puncak klasmen sementara. Sedangkan PSMS, akan mempertahankan posisinya yang saat ini di puncak klasmen sementara.

Diketahui, PSPS saat ini berada di posisi 3 klasmen sementara Grup A wilayah Barat. Di grup yang sama, PSMS berada di puncak klasmen sementara, hanya selisih 1 poin dengan PSPS.

Dalam laga besok, PSPS wajib menang untuk merebut puncak klasmen dari PSMS. Sedangkan PSMS, juga harus menang atau minimal imbang untuk tetap bertahan di puncak klasmen sementara.

1. PSMS belum pernah kalah, selalu imbang dalam 3 pertemuan terakhir

Skuad PSMS Medan (IDN Times/ IG official_psmsmedan)

Berdasarkan data yang dirangkum IDN Times, PSMS menjadi tim satu-satunya di Grup A wilayah Barat yang belum pernah kalah hingga saat ini. Dimana, tim yang memiliki 2 julukan yakni Ayam Kinantan dan The Killer ini, meraih 3 kali menang dan 1 kali imbang.

Sedangkan PSPS, meraih 3 kali menang dan 1 kali kalah. Skuad Askar Bertuah kalah di laga pembuka saat bertandang ke markas PSIS Semarang.

Berdasarkan tiga pertemuan terakhir, kedua tim pada musim lalu hanya menghasilkan imbang. Pada laga pertama, skor 3 sama. Di laga kedua, skor berakhir dengan 1 sama. Begitu juga di laga ketiga, skor terakhir imbang 1 sama. 

"Kita tentunya sudah siapkan untuk menghadapi PSPS Pekanbaru. Kita sudah analisa tim lawan dan kita tahu pemain mereka sangat solid dan tiga pemain asing mereka patut kita waspadai,” kata Pelatih PSMS Eko Purdjianto.

2. Adu skill dan ketajaman striker

Pemain PSPS Pekanbaru Antonio Gamaroni saat selebrasi usai mencetak gol penyeimbang di babak pertama (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Selain hal diatas, laga besok juga diyakini akan menjadi tontonan yang menarik. Pasalnya, striker asing masing-masing kedua tim akan menunjukan skill dan ketajaman dalam mencetak gol.

PSPS dengan Antonio Gamaroni dan PSMS dengan Javier Siverio. Dimana, Antonio top skor di PSPS dengan 4 golnya. Sedangkan Siverio 8 gol sekaligus menjadi top skor sementara Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship saat ini.

3. Ini kata pelatih PSPS

Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Sementara itu, pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengatakan, timnya dalam kondisi siap tempur menghadapi PSMS besok. Disebutnya, untuk laga besok, hanya satu pemainnya yakni Reza Kusuma yang tidak bisa diturunkan karena akumulasi kartu. 

"Secara umum tim siap untuk pertandingan besok," kata Akhyar Ilyas, Sabtu (10/10/2026.

Menurutnya, laga besok menjadi pertandingan yang cukup penting bagi PSPS. Atas hal itu, ia meminta kepada anak asuhnya untuk bermain maksimal dan totalitas.

"Tentu kami juga berharap dukungan dari warga Riau dan pendukung PSPS . Karena support yang diberikan menjadi tambahan energi bagi tim," ujarnya.

Akhyar menyebut, PSMS merupakan tim yang bagus. Terlebih tim tersebut memiliki pemain asing yang secara individu skill-nya diatas rata-rata. Terkait hal ini, Akhyar sudah memiliki strategi untuk menghentikan pemain asing PSMS. 

"Kita sudah terapkan dalam latihan, bagaimana mengantisipasi pemain dengan tipikal tersebut," ungkap Akhyar.

Akhyar pun berharap anak asuhnya akan melakukan tugasnya dengan baik dan bisa menerapkan skema dan taktik dilapangan.

"Tentu saja harapannya pemain nanti bisa menerapkannya di lapangan. Menjalankan tugas masing-masing," pungkas Akhyar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article