Pemain Bhayangkara saat selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSPS (IDN Times/ IG bhayangkarafc)
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Bhayangkara langsung mencoba mengendalikan permainan dengan mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Upaya tersebut membuahkan hasil.
Dimana, pada menit ke 9, Bhayangkara berhasil mencetak gol. Lewat serangan cepat, pemain Bhayangkara Ryan Kurnia yang dikawal tiga pemain bertahan PSPS, mampu mencetak gol lewat umpan crossing sisi kiri dari I Made Andhika. Skor berubah 0-1 untuk Bhayangkara.
Usai gol pertama itu, pemain PSPS sering melakukan kesalahan. Melihat hal itu, Bhayangkara langsung memanfaatkannya dengan menekan pertahanan PSPS. Namun upaya untuk menciptakan gol kedua belum berhasil.
PSPS kemudian mencoba membangun serangan lewat Hamzah Depa dan Ilham Fathoni. Namun masih bisa dimentahkan pertahanan Bhayangkara.
Memasuki menit ke 34, Bhayangkara kembali mencetak gol keduanya. Saat itu, Milan Ristovski memaksimalkan umpan pendek dari Jefferson Brenes Rojas yang berhasil merebut bola dari pemain PSPS.
Brenes Rojas yang melihat Milan tanpa pengawalan, langsung mengirim bola umpan pendek dalam kotak penalti dan mampu dimaksimalkan menjadi gol. Skor berubah menjadi 0-2 untuk Bhayangkara.
Dalam kondisi tertinggal, PSPS mencoba mencari gol pembuka. Namun masih belum berhasil. Peluang emas PSPS tercipta lewat tendangan bebas Antonio Gamaroni. Namun, bola tersebut membentur tiang gawang.
Hingga babak pertama usai, Bhayangkara unggul sementara 0-2 atas PSPS. Dibabak pertama itu, Bhayangkara lebih bermain tenang ketimbang PSPS.
Memasuki babak kedua, PSPS melakukan sejumlah pergantian pemain, dengan memasukkan Asir Asiz dan Matheus Machado, serta beberapa pemain lainnya. Kali ini, permainan PSPS berubah total jika dibandingkan di babak pertama.
Meskipun begitu, Bhayangkara tak gentar. Terbukti pada menit ke-59, I Made Andhika mengirim umpan silang cantik ke dalam kotak penalti dan bola tersebut disambar Sani Rizki untuk mencetak gol. Skor 0-3 untuk Bhayangkara.
PSPS terus berusaha mengejar ketertinggalan 3 gol, namun upaya Asir Asiz dan Antonio Gamaroni belum bisa membongkar pertahanan Bhayangkara. Bahkan, beberapa peluang berhasil diciptakan PSPS, meskipun tidak menjadi gol
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Pemain bertahan Bhayangkara melakukan pelanggaran kepada Asir Asiz di kotak penalti. Pemain PSPS sempat melakukan protes. Sehingga wasit melakukan pengecekan VAR. Setelah dicek, wasit akhirnya menunjuk titik penalti.
Matheus Machado yang maju sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke 90+2. Skor berubah menjadi 1-3.
Hingga laga usai, skor bertahan dan PSPS Pekanbaru alami kekekalan perdana di kandangnya sendiri.