PSPS saat mencoba menembus pertahanan Sumsel United (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)
Sejak peluit awal dibunyikan, baik itu PSPS maupun Sumsel United, keduanya menampilkan permainan yang sangat menarik. PSPS tampil dengan agresif dan ngotot, dengan permainan kombinasi lini tengah yang dikomandoi kapten Douglas Cruz Oliveira.
Sedangkan Sumsel United, bermain dengan mengandalkan skema serangan balik cepat untuk mengancam pertahanan tuan rumah.
Dalam babak pertama itu, laga berjalan sengit. Kedua tim saling menebarkan ancaman ke lini pertahanan masing-masing.
Duel dua kapten tim turut memberi warna tersendiri. Dimana, Douglas Cruz menjaga keseimbangan permainan PSPS. Sedangkan Rachmad Hidayat, memimpin Sumsel United untuk tetap disiplin.
Tak hanya itu, penampilan kedua penjaga gawang bermain apik dan menjadi sorotan penonton. Kiper PSPS Muhammad Darmawan, tampil disiplin di bawah mistar gawang melalui sejumlah penyelamatan penting.
Sedangkan kiper Sumsel United Dicky Agung Setiawan, juga tampil impresif sebelum harus ditandu keluar lapangan menjelang akhir babak pertama setelah melakukan penyelamatan krusial di depan gawangnya. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, duel strategi antara pelatih PSPS Aji Santoso dan pelatih Sumsel United Nilmaizar semakin terasa. PSPS meningkatkan intensitas serangan.
Alhasil, gol pembuka tercipta pada menit ke-81. Saat itu, Asir Asiz sukses memanfaatkan peluang di depan gawang Sumsel United. Gol tersebut membakar semangat tuan rumah yang semakin dominan menguasai permainan.
Tekanan terus dilancarkan hingga Douglas Cruz menggandakan keunggulan pada menit ke-86. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi PSPS.