TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta Unik Sand Lizard, Kadal Pemakan Serangga!

Memilliki usia pendek

Sand lizard (commons.wikimedia.org/George Chernilevsky)

Sand lizard masuk dalam keluarga lacertidae yaitu spesies kadal bertubuh kecil dan ramping. Hewan yang populer dengan nama ilmiah lacerta agilis ini juga dikenal akan larinya yang sangat cepat. Di habitat aslinya, mereka sangat sulit ditemukan.

Hal ini dikarenakan, sand lizard sering bersembunyi di antara rerumputan hingga di bawah bebatuan. Mampu mengeluarkan banyak telur ketika musim kawin, inilah beberapa fakta menarik seputar sand lizard dilansir laman Animalia dan Animalcorner. Simak ulasannya!

1. Habitat asli sand lizard

Sand lizard (commons.wikimedia.org/Ermell)

Populasi sand lizard tersebar di dua benua yaitu Asia dan Eropa. Untuk wilayah Asia, spesies kadal ini hanya terdapat di Kazakhstan, Kirgistan dan Mongolia. Sedangkan di Eropa, mereka mendiami lebih banyak negara di antaranya Ceko, Rumania, Italia, Belgia, Prancis dan lain-lain.

Sand lizard berhabitat di berbagai macam daerah mulai dari semak belukar, bukit pasir, padang rumput dan masih banyak lagi. Bahkan, mereka juga bisa ditemukan di area publik seperti pinggir jalan, taman dan lapangan. Hewan ini bertahan hidup dengan memangsa serangga berukuran kecil.

2. Kebiasaan hidup di alam liar

Sand lizard (commons.wikimedia.org/George Chernilevsky)

Sand lizard memiliki sifat soliter di mana mereka lebih memilih hidup menyendiri ketimbang berkelompok. Spesies kadal ini aktif beraktivitas mulai dari pagi hingga sore hari. Sedangkan sebagian besar waktunya dihabiskan untuk berburu makanan.

Mereka dikenal akan taktik berburunya yang handal. Sand lizard akan berkamuflase dengan lingkungan di sekitarnya untuk mengelabuhi mangsanya. Hewan ini juga memiliki lari yang sangat cepat hingga 48 KM/jam. Dengan begitu, sulit bagi mangsanya untuk meloloskan diri.

Baca Juga: 6 Fakta Unik Kadal Ular, Hewan Kecil yang Penuh Mitos!

3. Ciri khas fisik

Sand lizard (commons.wikimedia.org/George Chernilevsky)

Sand lizard termasuk spesies kadal berukuran kecil yang memiliki rata-rata panjang 20 sentimeter dan berat 15 gram. Dilansir dari laman Animalcorner, tubuh mereka berwarna coklat keabu-abuan serta terdapat bercak-bercak hitam. Namun, memasuki musim kawin warna kulitnya akan berubah menjadi hijau.

Ekor kadal ini 1,5 kali lebih panjang dari tubuhnya. Sand lizard akan melepaskan ekornya jika merasa dalam bahaya. Untuk membedakan jenis kelamin, sang jantan memiliki ukuran kepala dan rahang yang lebih besar ketimbang betina.

4. Sistem reproduksi

Sand lizard (commons.wikimedia.org/Holger Krisp)

Musim kawin sand lizard berlangsung pada musim semi. Mereka menerapkan sistem perkawinan poligini di mana sang jantan bisa kawin dengan banyak betina. Kadal ini mampu mengeluarkan hingga 14 belas telur.

Telur-telur tersebut akan diletakan di tempat hangat. Dibutuhkan waktu kurang lebih dua bulan agar telur dapat menetas. Anak-anak kadal yang baru lahir akan langsung hidup mandiri tanpa mendapatkan perawatan dari induknya.

Verified Writer

IDTM

Hidup itu mudah jangan dipersulit

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Berita Terkini Lainnya