Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ribuan Warga Medan Salat Idul Adha di Lapangan Merdeka, Ini Pesan Rico
Wali Kota Medan, Rico Waas (IDN Times/Indah Permata Sari)

  • Ribuan warga Medan melaksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Merdeka dengan khusyuk, dipimpin Ahmad Husnan Na’im Nasution dan khotbah oleh K.H. Sutan Syahrir Dalimunthe.
  • Wali Kota Medan Rico Waas mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum refleksi diri, memperkuat ketakwaan, keikhlasan, serta kepedulian sosial terhadap sesama.
  • Rico juga mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan saat pemotongan hewan kurban dan tidak membuang limbah ke sungai demi mencegah pencemaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
27 Mei 2026

Ribuan warga Medan memadati Lapangan Merdeka sejak pukul 06.00 WIB untuk menunaikan Salat Iduladha 10 Zulhijah 1447 H. Salat dimulai pukul 07.15 WIB dengan Ahmad Husnan Na’im Nasution sebagai imam dan K.H. Sutan Syahrir Dalimunthe sebagai khatib.

27 Mei 2026

Usai salat, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial serta mendoakan jemaah haji agar diberi kesehatan dan keselamatan.

27 Mei 2026

Rico Waas juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan saat pemotongan hewan kurban dengan tidak membuang limbah ke sungai. Data Setdako Medan mencatat total hewan kurban tahun ini mencapai 10.586 ekor.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ribuan warga Kota Medan melaksanakan Salat Iduladha di Lapangan Merdeka, disertai imbauan Wali Kota untuk memperkuat kepedulian sosial dan menjaga kebersihan lingkungan saat pemotongan hewan kurban.
  • Who?
    Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, masyarakat Kota Medan, jajaran Forkopimda, Sekda Wiriya Alrahman, tokoh agama, serta imam Ahmad Husnan Na’im Nasution dan khatib K.H. Sutan Syahrir Dalimunthe.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara.
  • When?
    Pada Rabu pagi, 27 Mei 2026 atau bertepatan dengan 10 Zulhijah 1447 Hijriah.
  • Why?
    Kegiatan dilakukan untuk menunaikan ibadah Salat Iduladha sekaligus memperingati hari raya kurban sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial antarwarga.
  • How?
    Ibadah dimulai pukul 07.15 WIB dengan suasana khusyuk; setelah salat dan khotbah, wali kota menyampaikan pesan moral serta imbauan menjaga kebersihan limbah kurban agar tidak mencemari sungai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pagi-pagi banyak orang datang ke Lapangan Merdeka di Medan buat salat Iduladha. Pak Wali Kota namanya Rico bilang kita harus sayang sama sesama dan jaga kebersihan. Dia minta orang jangan buang darah hewan ke sungai. Banyak sapi dan kambing dikurbanin, terus semua orang senang dan saling salam-salaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perayaan Iduladha di Medan mencerminkan semangat kebersamaan yang hangat antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran ribuan warga di Lapangan Merdeka menunjukkan kekompakan dalam beribadah sekaligus kepedulian sosial melalui kurban. Ajakan Wali Kota Rico Waas untuk menjaga lingkungan menambah nilai positif, karena menegaskan keseimbangan antara ibadah, tanggung jawab sosial, dan pelestarian alam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Ribuan warga Medan memadati Lapangan Merdeka pada Rabu pagi (27/5/2026) untuk menunaikan Salat Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H. Sejak pukul 06.00 WIB, warga dari berbagai penjuru kota sudah berdatangan ke Lapangan Merdeka membawa sajadah. Gema takbir, tahmid, dan tahlil mengiringi jemaah yang mengisi saf dengan tertib, mulai dari keluarga muda hingga lansia.

Salat Idul Adha dimulai pukul 07.15 WIB dengan Ahmad Husnan Na’im Nasution sebagai imam. Khotbah disampaikan K.H. Sutan Syahrir Dalimunthe yang mengajak jemaah meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, serta memperkuat kepedulian sosial.

Di barisan depan tampak hadir Wali Kota Rico Waas bersama unsur Forkopimda, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, jajaran kepala OPD, dan tokoh agama. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

1. Rico Waas mengajak masyarakat menjadikan hari raya kurban refleksi diri

Wali Kota Medan, Rico Waas (IDN Times/Indah Permata Sari)

Di tengah suasana khusyuk, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan hari raya kurban sebagai momentum memperkuat ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

Usai salat, Rico Waas menyampaikan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual, tetapi juga waktu untuk refleksi diri.

“Momentum Idul Adha tentu menjadi waktu refleksi diri kita, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, keikhlasan dalam berkehidupan, serta kepedulian sosial terhadap seluruh masyarakat,” ujarnya pada awak media.

2. Rico minta warga mendoakan jemaah haji agar diberi kesehatan

Wali Kota Medan, Rico Waas (IDN Times/Indah Permata Sari)

Dia menekankan, kehidupan bermasyarakat menuntut setiap individu saling memperhatikan dan memberi kontribusi. Menurutnya, ibadah kurban adalah wujud nyata kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan luas.

“Semoga masyarakat Kota Medan bisa mendapatkan manfaat dari kurban ini,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Rico juga mengajak warga mendoakan jemaah haji agar diberi kesehatan, kembali selamat ke tanah air, dan meraih predikat haji mabrur.

3. Diharapkan masyarakat menjaga kebersihan dan jangan buang limbah kurban ke Sungai

Wali Kota Medan, Rico Waas (IDN Times/Indah Permata Sari)

Selain soal kepedulian sosial, Rico Waas mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan saat pemotongan hewan kurban. Ia mengimbau masyarakat tidak membuang limbah seperti darah dan isi perut ke sungai.

“Limbah itu harus dibungkus dengan baik dan dibuang ke tempat yang semestinya, jangan ke sungai karena bisa mencemari lingkungan dan berbahaya bagi masyarakat,” tegasnya.

Data Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan mencatat, total hewan kurban di Kota Medan tahun ini mencapai 10.586 ekor. Rinciannya, OPD Pemko Medan menyumbang 124 ekor yang terdiri dari 105 ekor sapi dan 19 ekor kambing. Sementara masyarakat umum mendominasi dengan 10.462 ekor, meliputi 7.091 sapi, 105 kerbau, 3.170 kambing, dan 108 domba.

Usai ibadah, suasana berubah hangat, warga bersalaman dan berswafoto dengan Wali Kota. Dengan senyum ramah, Rico Waas melayani antusiasme masyarakat yang ingin mengabadikan momen Idul Adha.

“Idul Adha mengingatkan kita bahwa kepedulian dan pengorbanan untuk sesama harus terus hidup di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Editorial Team

Related Article