Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan meluncurkan program Medan Rabu Walk-In Interview
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, melaporkan program Medan Rabu Walk-In Interview dilaksanakan untuk mendukung visi dan misi Pemko Medan dalam menurunkan tingkat pengangguran dengan target 10.000 penempatan tenaga kerja setiap tahun.
Ia menjelaskan, program ini memberikan kemudahan akses informasi pasar kerja secara langsung. Jika selama ini masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan panggilan kerja meski telah melamar, melalui skema walk-in interview pencari kerja dapat langsung bertemu dan diwawancarai pihak perusahaan.
Ramaddan juga melaporkan capaian kegiatan sebelumnya, yakni Medan Career Expo, yang hingga kini telah menghasilkan 828 orang diterima bekerja. Pihaknya menargetkan angka tersebut dapat menembus lebih dari 1.000 orang karena tren penerimaan biasanya meningkat setelah Lebaran.
Selain itu, hingga Februari 2026 sebanyak 460 tenaga kerja telah difasilitasi untuk bekerja ke luar negeri dengan tujuan utama Malaysia dan negara lainnya melalui jalur prosedural sebagai upaya mencegah praktik perdagangan orang.
Dengan capaian tersebut, pihaknya optimistis target 10.000 penempatan tenaga kerja pada 2026 dapat tercapai, bahkan berpotensi melampaui target. Ramaddan menegaskan program Medan Rabu Walk-In Interview merupakan inovasi yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia.
“Belum ada program seperti ini. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Salah seorang pelamar, Cantika Lola, lulusan Universitas Sumatera Utara, mengaku program tersebut sangat membantu para pencari kerja.
“Acara ini sangat bermanfaat bagi para pencari kerja seperti saya dan teman-teman. Kegiatannya juga sangat informatif karena dibagikan melalui media sosial,” katanya.
Ia berharap melalui program tersebut peluangnya untuk mendapatkan pekerjaan semakin terbuka.
“Semoga ke depannya saya bisa diterima dan semakin banyak informasi yang memudahkan kami para pencari kerja,” harapnya.