Toba, IDN Times - Kematian seorang pria di Kabupaten Toba menyisakan tanda tanya. Ditemukan tak bernyawa dengan sejumlah luka di tubuhnya, polisi kini mendalami dugaan adanya tindak kekerasan di balik peristiwa tersebut.
Luka di Kepala hingga Wajah, Polisi Selidiki Kematian Pria di Toba

1. Korban ditemukan dengan luka mencurigakan
Korban diketahui bernama Maju Hutapea (54), warga Desa Ompu Raja Hutapea, Kecamatan Laguboti. Ia ditemukan pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi tergeletak di pinggir aliran air di Desa Ujung Tanduk.
Informasi pertama kali diterima keluarga dari istri korban yang menyebutkan bahwa Maju telah meninggal dunia. Namun saat jenazah tiba di rumah duka, keluarga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban—mulai dari luka robek di kepala, luka gores di wajah kiri dan kanan, hingga luka di bibir dan dagu.
2. Keluarga lapor polisi, autopsi langsung dilakukan
Temuan luka tersebut memunculkan dugaan adanya penganiayaan. Keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian pada 13 April 2026.
Menindaklanjuti laporan, Sat Reskrim Polres Toba bersama Unit Identifikasi langsung bergerak. Polisi melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Porsea untuk dilakukan autopsi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
3. Polisi tunggu hasil forensik, penyebab kematian belum pasti
Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban sekaligus menjawab dugaan adanya tindak pidana. Proses ini melibatkan tim Sat Reskrim, personel identifikasi, serta tenaga medis forensik.
"Hingga saat ini, hasil resmi penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari dokter forensik dan akan disampaikan lebih lanjut," ujar Plt Kasi Humas Polres Toba, Ipda Khairudin, Rabu (15/4/2026).
Polisi menegaskan, penyelidikan akan terus dilakukan hingga penyebab kematian korban benar-benar terang.