Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Enam Remaja Ditangkap Bawa Sajam, Diduga Mau Tawuran

Kota Medan
3 min read
Enam Remaja Ditangkap Bawa Sajam, Diduga Mau Tawuran
Ilustrasi tawuran. (IDN Times/ Aditya Pratama)
  • Enam remaja diamankan Polsek Simpang Empat di Desa Surbakti setelah diduga hendak melakukan tawuran.

  • Polisi menemukan pisau tumbuk lada serta tiga botol berisi kain dan bahan bakar Pertalite di dalam mobil.

  • Keenam remaja dan barang bukti telah diserahkan ke Polres Karo untuk proses lebih lanjut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Karo, IDN Times — Enam remaja diamankan personel Polsek Simpang Empat setelah diduga hendak melakukan tawuran di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Sabtu (19/9/2026) malam.

Dari pengamanan tersebut, polisi menemukan sejumlah senjata tajam serta tiga botol berisi kain dan bahan bakar Pertalite yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.

  1. 1. Polisi bubarkan kelompok remaja yang diduga hendak tawuran

    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Pengamanan bermula sekitar pukul 22.00 WIB setelah Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan menerima informasi dari Sekretaris Desa (Sekdes) Surbakti mengenai sekelompok pemuda yang membuat resah warga.

    Kelompok tersebut diketahui mengendarai mobil Suzuki Katana dan sejumlah sepeda motor. Kapolsek bersama personel kemudian bergerak menuju Desa Surbakti untuk melakukan pengecekan.

    Saat memasuki gapura desa, petugas mendapati kelompok remaja tersebut. Namun, mereka langsung melarikan diri setelah melihat mobil patroli.

    Petugas sempat melakukan pengejaran, tetapi beberapa remaja berhasil lolos. Polisi kemudian kembali mendapat informasi bahwa kelompok itu bergerak keluar dari Desa Surbakti menggunakan sepeda motor dan Suzuki Katana.

    Personel kembali melakukan penyisiran hingga menemukan kendaraan yang dimaksud di depan Gudang Wartel Direksi Rio.

    “Begitu melihat kehadiran petugas, beberapa remaja langsung melarikan diri. Namun, beberapa lainnya berhasil diamankan di dalam mobil karena tidak sempat melarikan diri,” ujar Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/9/2026).

  2. 2. Polisi temukan sajam hingga tiga botol diduga molotov

    Ilustrasi senjata tajam (IDN Times/Fitria Madia)
    Ilustrasi senjata tajam (IDN Times/Fitria Madia)

    Dari pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan satu bilah pisau jenis tumbuk lada bergagang kayu dengan sarung berwarna hitam di dalam mobil. Selain itu, polisi menyita tiga botol berisi kain dan bahan bakar Pertalite yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.

    Sebelumnya, Sekdes bersama warga juga telah mengamankan sejumlah senjata tajam yang dibawa rombongan tersebut. Senjata yang diamankan terdiri dari tiga bilah, yakni jenis samurai, celurit, dan parang.

    Enam remaja yang diamankan masing-masing berinisial RS (17), BT (18), JG (17), RRP (17), RP (18), dan RS (17). Mereka masih berstatus pelajar dan berasal dari sejumlah wilayah di Kecamatan Simpang Empat, Berastagi, serta Kecamatan Merdeka. Salah seorang remaja diketahui merupakan pengemudi Suzuki Katana.

  3. 3. Enam remaja diserahkan ke Polres Karo

    Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)
    Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)

    Setelah diamankan, keenam remaja beserta barang bukti diserahkan ke Polres Karo untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

    Kapolsek Simpang Empat mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya tindak pidana 3C serta aksi tawuran di wilayah hukum Polsek Simpang Empat.

    “Personel terus melaksanakan patroli dan pemantauan untuk mengantisipasi aksi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More