Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dampak Perang Iran Vs Israel-AS, Dua Penerbangan dari Kualanamu Dibatalkan
Maskapai Saudi Arabian Airlines (SAUDIA)/Dok. SAUDIA
1 Maret 2026

Bandara Internasional Kualanamu membatalkan dua penerbangan akibat penutupan wilayah udara di beberapa negara. Pengumuman resmi disampaikan melalui akun Instagram bandara, dan manajemen meminta penumpang memeriksa jadwal terbaru ke maskapai masing-masing.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua penerbangan dibatalkan akibat penutupan wilayah udara di beberapa negara, sementara Bandara Internasional Kualanamu melakukan penyesuaian jadwal penerbangan.
  • Who?
    Manajemen Bandara Internasional Kualanamu dan maskapai terkait, termasuk penerbangan JT 084 serta EY 480/EY 481, bersama calon penumpang yang terdampak pembatalan.
  • Where?
    Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, dengan rute penerbangan menuju Jeddah dan Abu Dhabi yang terkena dampak.
  • When?
    Pembatalan terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026, bersamaan dengan pengumuman resmi melalui akun Instagram Bandara Kualanamu.
  • Why?
    Pembatalan dilakukan karena adanya penutupan ruang udara di sejumlah negara yang memengaruhi jalur penerbangan internasional dari dan menuju Medan.
  • How?
    Pihak bandara mengumumkan penyesuaian jadwal melalui media sosial dan meminta calon penumpang memastikan jadwal terbaru langsung ke maskapai masing-masing sebelum berangkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Medan melakukan penyesuaian jadwal penerbangan imbas dari perang Iran Vs Israel-Amerika yang tengah berlangsung. Akibat perang ini sejumlah bandara negara Arab ditutup, ada pula yang jadi sasaran langsung serangan Iran. Selain itu, Kemenhaj RI juga mengimbau WNI untuk menunda keberangkatan umrah ke Arab Saudi. Hal ini mengakibatkan dua penerbangan dibatalkan, pada Minggu (1/3/2026).

"Sehubungan dengan penutupan ruang udara di beberapa wilayah, bersama ini kami informasikan bahwa terjadi penyesuaian jadwal pada sejumlah penerbangan," tulis pengumuman dalam akun instagram resmi Bandara Kualanamu.

Pihak manajemen meminta seluruh calon penumpang untuk melakukan pengecekan jadwal penerbangan di masing-masing maskapai.

"Untuk menghindari kendala dalam perjalanan, seluruh calon penumpang wajib memastikan kembali jadwal penerbangan terbaru dan berkoordinasi langsung dengan pihak maskapai guna memperoleh informasi terkini sebelum berangkat menuju bandara," tulis pengumuman tersebut.

Adapun 2 penerbangan yang dibatalkan hari ini yaitu JT 084 KNO-JED dan ⁠EY 480/ E481 AUH-KNO / KNO-AUH. Namun, operasional lainnya di KNO berjalan lancar. Belum bisa dipastikan berapa banyak penerbangan lainnya yang akan tertunda besok dan hari selanjutnya.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta masyarakat Indonesia yang memiliki rencana berangkat umrah ke Arab Saudi dalam waktu dekat untuk menundanya. Sebab, Timur Tengah sedang memanas karena adanya perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sebab, Iran membalas serangan dengan melancarkan sejumlah rudal ke maras besar Amerika Serikat di Qatar, Bahrain dan Kuwait.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan penudandaan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Bagi jemaah yang sedang berada di Arab Saudi, Dahnil mengimbau untuk tetap tenang. Kementerian Haji dan Umrah terus berkiprah dengan otoritas Arab Saudi.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” kata dia.

Sementara itu, terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji 2026, Dahnil menegaskan prosesnya terus berjalan.

“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” imbuhnya.

Editorial Team