ilustrasi orang lari pagi (pexels.com/Tirachard Kumtanom)
Sebagai langkah perbaikan, BanBan berjanji ke depan akan lebih berhati-hati dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait kolaborasi.Piala AFF U-19 2026 dijadwalkan berlangsung di Medan 1-14 Juni 2026. Stadion Teladan jadi salah satu venue utama turnamen ASEAN U-19 tersebut.
Baban berharap masyarakat berbesar hati menerima klarifikasi ini. Pernyataan mereka ditutup dengan disclaimer bahwa unggahan itu murni fakta dan itikad baik tanpa menunjuk pihak manapun.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana ASEAN U-19 Championship 2026 Sumut Andi Atmoko Panggabean kegiatan itu adalah upaya dari panpel untuk menguji kualitas lapangan yang telah selesai direnovasi. Dia mengakui memang belum ada izin dari AFC maupun PSSI.
"Itu sebenarnya bagian dari uji coba lapangan. Kami ingin memastikan kondisi rumput dan lapangan memang sudah baik. Jadi bukan kegiatan sembarangan atau ada niat merusak fasilitas. Secara teknis memang belum ada izin dari AFC dan PSSI untuk aktivitas di lapangan tersebut. Mungkin ada teman-teman panitia yang terlalu bersemangat ingin memperlihatkan kepada publik bahwa Stadion Teladan sudah sangat bagus," ujar Atmoko.
Sebelumnya Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas geram setelah komunitas lari masuk ke area Stadion Teladan yang masih steril. Stadion itu kini dalam tahap akhir perawatan intensif jelang turnamen AFF U-19 2026.
Rico menyayangkan insiden tersebut terjadi. Ia memahami euforia warga melihat kondisi stadion baru, tapi menegaskan koordinasi dengan Pemko Medan wajib hukumnya.
“Kami menyayangkan kenapa hal itu bisa terjadi. Kami paham mungkin ada euforia masyarakat melihat kondisi Stadion Teladan saat ini. Namun sebaiknya ada koordinasi terlebih dahulu dengan Pemko Medan,” ujar Rico, pada Jumat (29/5/2026).