Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggota DPRD Sumut Megawati Bantah Cekik Pramugari Wings Air
ilustrasi pesawat (pexels.com/Domenico Bandiera)

Medan, IDN Times - Anggota DPRD Sumatea Utara Megawati Zebua membantah melakukan pencekikan kepada pramugari Wings Air, saat hendak terbang dari Bandara Binaka, Gunung Sitoli menuju Kualanamu, Minggu (13/4/2025). Kata dia, video dirinya yang terlihat mencekik dan mendorong pramugari itu keliru.

“Tidak pernah saya mau mencekik orang. Saya hanya menyuruh pramugarinya untuk bergeser, supaya penumpang yang lain bisa masuk pada saat itu,” kata Megawati di DPRD Sumut, Selasa (15/4/2025).

1. Megawati berdalih ingin membantu bapak tua yang kopernya dimasukkan ke dalam bagasi

ilustrasi pesawat (unsplash.com/Kevin Hackert)

Megawati berdalih kejadian itu bermula saat dirinya hendak membantu seorang bapak tua yang kopernya dimasukkan ke dalam bagasi. Meski pun koper itu sudah dilabeli untuk masuk ke dalam bagasi. Dia ingin koper itu masuk ke dalam kabin. Lantaran, penumpang tersebut hendak transit di Sumatra Barat.

“Menunggu bagasi, kan satu jam itu kan? Bisa lah dia nggak ke dapatan pesawat, nyampe ke pesawat tadi dia akan hangus lah tiketnya ya. Makanya saya sangat membantu, saya minta tolong sama pramugarinya, tapi pramugarinya bertahan sekali dengan mengatakan itu sudah dilebel dan tidak bisa diletakkan di kabin,” katanya.

2. Megawati: Saya hanya mendorong dia

Ilustrasi pramugari di pesawat (pexels.com/Pew Nguyen)

Megawati kembali membantah jika dirinya dituding mencekik pramugari itu. Kata politisi Golkar ini, dirinya hanya mendorong pramugari tersebut.

“Saya hanya mendorong dia, menyuruh dia minggir biar penumpang yang lain bisa masuk, kan? Jangan terlambat. Itu aja,” kata Megawati.

Kata Megawati, persoalan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Mereka, kata Megawati sudah saling memaafkan. “Biarlah ini menjadi pembelajaran untuk kita juga. Kepada para penumpang dan kepada para pramugari dan orang-orang di bandara,” katanya.

3. Wings Air akan menempuh jalur hukum

ilustrasi pesawat terbang (pexels.com/aphiwat)

Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengonfirmasi soal dugaan penganiayaan itu. Kata Danang, ceckcok bermula saat Megawati membawa koper berlabel bagasi ke dalam kabin pesawat.

“Sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional, awak kabin (pramugari) mengarahkan koper tersebut untuk dimasukkan ke bagasi kargo bagian belakang. Namun, pelanggan menunjukkan sikap tidak kooperatif, menolak instruksi, berusaha melepas label bagasi, dan tidak mengikuti arahan awak kabin meski telah dijelaskan secara persuasif,” kata Danang dalam keterangan tertulis, Selasa 915/4/2025).

Saat dilakukan pendekatan lanjutan, pelanggan justru melakukan tindakan fisik berupa dorongan dan cekikan terhadap salah satu pramugari.

Dugaan penganiayaan itu kemudian dilaporkan ke Pilot in Command (PIC) dan selanjutnya kepada petugas ramp—tim operasional darat yang menangani kesiapan pesawat dan keselamatan penumpang di bandar udara.

“Pihak ramp segera berkoordinasi dengan AVSEC (Aviation Security), dan pelanggan tersebut diturunkan dari pesawat untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Kata Danang, pihaknya tengah menempuh jalur hukum. “Wings Air saat ini sedang menempuh langkah hukum sebagai bagian dari komitmen untuk melindungi awak pesawat dan menciptakan penerbangan yang aman dan profesional bagi semua pihak,” pungkasnya.

Editorial Team

Related Article