250 Porsi Makan Bergizi Tanpa Susu Dibagikan ke Murid SDIT di Medan

Medan, IDN Times - Makan sehat bergizi yang digelar oleh Kodam I/BB wilayah Kodim 0201/Medan telah selesai dibagikan kepada siswa-siswi di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Mawaddah Warohmah Medan, Jalan Karya Setuju no.5, Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Selasa (7/1/2025).
Kolonel Infanteri Mochamad Ridwan sebagai Pamen Ahli Bidang Ekonomi Kodam I/Bukit Barisan mengatakan ada sebanyak 250 porsi nasi lengkap dengan lauknya telah dibagikan dalam rangka mendukung program pemerintah.
“Hari ini Kodam I sesuai petunjuk bapak Pangdam I Bukit Barisan dalam rangka mendukung program pemerintah adalah program makan siang gratis khususnya kepada anak-anak sekolah di bawah umur,” jelasnya.
1. Pembagian ini sudah berjalan hampir sebulan

Dia menambahkan bahwa, pembagian makan sehat bergizi ini sudah hampir sebulan berjalan yang dilakukan Kodam I/BB.
“Ini sudah hampir sebulan dilaksanakan Kodam I Bukit Barisan dalam rangka uji coba. Meskipun ada sebagian tempat yang sudah dilaksanakan kita coba bagaimana teknis pelaksanaannya maupun menu yang diberikan. Ini sehingga kita tahu bahwa apa kendala-kendala nanti yang ada di lapangan. Mudah-mudahan dengan program ini kita lihat anak-anak antusias untuk makan pagi dibiasakan dengan menu yang memenuhi gizi,” katanya.
Terkait pemerataan dalam membagi makanan sehat bergizi ini, dikatakan Ridwan bahwa semua sekolah di Medan akan dibagikan makanan sehat bergizi.
“Ini akan semua bersamaan, sekarang lagi disusun oleh Badan Gizi Nasional, perangkat sudah disiapkan nanti akan serentak di seluruh Indonesia. Karena memang kalau di Jawa dengan di Sumatra, di Jawa itu semua rata-rata sekolah pagi sampai siang jam 2 jam 3, sehingga makan siangnya di sekolah. Kalau ini ada yang berangkat sekolahnya siang, bisa saja masuk sekolah kelas 1,2,3 masuk siang langsung makan siang dan yang pagi sebelum pulang makan itu perbedaannya,” jelas Ridwan.
2. Menu makan sehat bergizi tanpa susu

Disebutkannya, menu-menu dalam setiap porsinya yaitu nasi, ayam goreng, tempe, sayur, buah dan sambal. Namun, setiap pembagian belum ada susu yang dibagikan kepada anak-anak tersebut.
“Nah, ini belum ada susunya belum ada, mudah-mudahan itu nanti menunya cukup kan bisa 4 sehat 5 sempurna,” jelasnya.
Dia berharap pihak sekolah dan masyarakat juga bisa untuk mengontrol sebagai pelaksanaan bagi makanan sehat bergizi ini.
“Sekolah dan masyarakat bisa kontrol siapapun nanti yang melaksanakan berikan masukan. Bagaimana teknisnya dan bagaimana menunya. Sehingga, sebagai kontrol ini bisa tahu kekurangannya apa berikan masukan. Sehingga, semakin baik kesananya,” katanya.
3. Ada 11 kelas yang dibagikan makan sehat gratis

Sementara itu, Kepala Sekolah SDS IT Mawadah Warahmah, Putri Arafah menjelaskan ada 9 kelas yang telah dibagikan, untuk SD, dan 2 untuk Raudaltul Athfal (RA). Artinya, ada 11 kelas untuk keseluruhan.
“Untuk di RA itu kurang lebih 36 siswa, dan di SD sekitar 200 anak siswa. Alhamdulillah semua dapat. Insyallah mereka sangat senang kegiatannya makan siang gratis yang diadakan oleh Kodam I Bukit Barisan. Kami sangat antusias dan juga senang karena apa yang direncanakan oleh Pak Prabowo telah terlaksana. Walaupun pada saat ini sedang uji coba,” tutupnya.



















