Comscore Tracker

Terinspirasi Kick Andy, Lisa Zhang Jadi Konten Kreator Berisi Motivasi

Selama 9 bulan jadi konten kreator dapat 13 ribu followers

Medan, IDN Times - Seperti yang kita ketahui bersama bahwa konten adalah hal terpenting dalam pemasaran di media sosial. Ada banyak hal yang menunggu untuk dicari, ditemukan, dan digunakan kembali dalam mempelajari tentang konten di media sosial.

Hal ini membuat banyak para konten kreator semakin mengembangkan inovasi dan kreatifitas dari berbagai bidangnya.

Salah satu konten kreator di Medan adalah Lisa Zhang, yang membagikan pengalamannya bersama IDN Times.

Berikut IDN Times merangkum sepenggal cerita Lisa Zhang dalam merintis pengelolaan kontennya di media sosial.

Baca Juga: Tawuran di Medan Ternyata Antar Geng Motor, Anggotanya Pelajar

1. Ide buat konten untuk beri edukasi dan inspirasi di sosmed

Terinspirasi Kick Andy, Lisa Zhang Jadi Konten Kreator Berisi MotivasiSalah seorang konten Kreator Medan, Lisa Zhang (Instagram@lisazhang88)

Lisa menceritakan awal mula ide untuk membuat konten ingin menyampaikan edukasi untuk memberikan hal positif dalam dunia digital.

"Jadi tujuannya hanya ingin berbagi dari tahun 2015 mulai sosmed. Tapi gak benar-benar fokus, di tahun 2021 baru fokus buat konten di YouTube dan tiktok," ujarnya.

Konten yang dipublis Lisa bertemakan edukasi dan inspirasi.

"Jadi konteks di konten aku adalah If I thinks it's good, and I Tell People. If I Thinks it's not good, than I won't tell people," tambahnya.

Momen yang gak bisa dilupakan oleh Lisa pada setiap narsumnya adalah kisah haru setiap perjuangan dari keberhasilan sang narsum tersebut yang diceritakan dengan rasa nyaman, mulai dari pasangan hidup tentang cinta serta orangtua yang selalu mendukung.

"Hal yang tak terlupakan itu dia (narsum) bisa menceritakan begitu gamblang sampai menangis. Jadi, saya yakin orang-orang sukses karena istri dan orangtuanya," dalam cerita Lisa.

2. Lisa akui pembuatan konten hasil dari kolaborasi bersama muridnya

Terinspirasi Kick Andy, Lisa Zhang Jadi Konten Kreator Berisi MotivasiSalah seorang konten Kreator Medan, Lisa Zhang (Instagram@lisazhang88)

Menurut Lisa konten yang paling banyak dilihat pada YouTube dan instagramnya adalah anak muda berusia 18 hingga 24 tahun dan usia paling tinggi 40 tahun dari hasil pemantauannya.

Saat ini subscribers YouTubenya mencapai 1,01 ribu yang dimuali sejak bulan Maret 2021, dan untuk Instagram 13 ribu followers.

Baginya, membuat konten sangat diperlukan konsistensi dalam pengerjaan atau memproduksi.

Untuk kebutuhan alat, Lisa mengakui memakai kamera digital untuk memberikan hasil yang optimal.

Ia juga mengakui tak sendiri, untuk memproduksi konten tersebut dan Lisa mengajak muridnya untuk berkolaborasi sebagai pengambil video dan pengeditan video.

"Aku kolaborasi dengan muridku, jadi dia suka belajar video, dia lihat aku suka ngomong. Terus aku ngajak buat dia kerjasama bareng bangun konten edukatif untuk anak-anak Medan," jelas Lisa Zhang yang juga merupakan guru memgajar di SMLONE Medan.

"Jadi, itu kameranya dia. Aku cuma siapin tenaga sama beli lighting dan mic," tambahnya.

3. Upload dilakukan dengan waktu tertentu, yakni seminggu sekali

Terinspirasi Kick Andy, Lisa Zhang Jadi Konten Kreator Berisi MotivasiSalah seorang konten Kreator Medan, Lisa Zhang (Instagram@lisazhang88)

Dirinya mengakui bahwa produksi konten bersama muridnya ini secara rutin dan penguploadnya seminggu sekali, hal ini juga tergantung situasi dan kondisi pada narsum.

"Kalau di YouTube setiap Sabtu, kalau Instagram setiap hari di story dan feed Instagram seminggu sekali juga," ucapnya.

Berbicara penghasilan atau cuan yang didapat oleh Lisa pada konten di sosial media, ia mengakui masih belum ada adsanse (seperti iklan). Namun, diluar adsanse tersebut ia mendapatkan cuan yang berdampak dari kontennya.

"Mungkin aku gak dapat iklan dari YouTube. Tapi ada orang lihat aku "ih aku mau dong acara kamu yang jadi MC". Secara langsung berdampak dengan yang lain karena aku fokusnya branding diri. Jadi basically aku ngekontennya bukan untuk uang, karena uangnya dari yang lain," jelas Lisa yang menurutnya, dunia digital telah membangun kepercayaan.

4. Kontennya berasal dari inspirasi Kick Andy Show

Terinspirasi Kick Andy, Lisa Zhang Jadi Konten Kreator Berisi MotivasiSalah seorang konten Kreator Medan, Lisa Zhang (Instagram@lisazhang88)

Meski saat ini pesaing menjadi komen kreator, baginya masing-masing telah memiliki bakat atau segmen tersendiri.

"Karena bagi aku semua punya keunikan masing-masing, aku ingin menaikkan analog Medan itu menjadi orang-orang inspiratif. Sebenarnya, aku sangat terinspirasi dengan konten-konten seperti kick Andy show yang mendatangkan orang-orang yang berkontribusi di masyrakat terus belajar sesuatu dari apa yang mereka sampaikan," tuturnya.

Lisa berharap para pengguna internet di sosial media dapat memanfaatkan momen ini dalam hal positif untuk konsumtif maupun produktif.

"Pesannya, jadikan digital untuk anda membuat konten bukan hanya viral semata itu tidak ada artinya. Jadi, jangan mau ikut-ikutan, apa yang bisa disampaikan dan konsisten untuk bisa menjadi konten Kreator," jelasnya.

Lanjutnya, harus tahu tujuan membuat konten dan tak hanya mengejar popularitas dengan cara sendiri mengembangkan kreatifitas diri.

"Kalau kamu pemula coba berpikir ngapain membuat koten Why ? Ketika sudah tahu Why lalu kamu bisa buat How jadi kamu bisa tahu itu bisa tercapai, ada tujuan yang jelas dan ada role model jadi ada gambarannya," ungkap perempuan berusia 33 tahun ini.

5. Takut dinilai ingin eksistensi oleh netizen

Terinspirasi Kick Andy, Lisa Zhang Jadi Konten Kreator Berisi MotivasiSalah seorang konten Kreator Medan, Lisa Zhang (Instagram@lisazhang88)

Lisa mengaku bahwa, netizen julid menjadi hambatan baginya saat ini dalam konten yang dibuat.

"Karena aku bukan mau jadi orang terkenal, hanya menjadi jembatan cerita orang. Aku takut orang menilai lebay. Tujuannya sederhana, aku ingin orang-orang sadar hidup kita seimbang jangan sibuk-sibuk cari uang tetapi keluarga dan kehidupan percintaan tak seimbang," ceritanya.

"Sharing is caring, but is more than that sharing is life changing. Ketika anda berbagi itu bukan hanya menunjukkan anda peduli. Tetapi lebih dari itu bisa mengubah kehidupan seseorang," tutupnya.

Baca Juga: Jatuh Bangun Vito Sinaga, Kreator yang Populer Berkat Kejahilannya

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya