Deli Serdang, IDN Times - Kesultanan Serdang telah berdiri sejak tahun 1723. Berdasarkan catatan sejarah, cikal-bakal berdirinya ialah ketika terjadi kemelut di tubuh kerajaan Deli.
Bisa dikatakan kesultanan Serdang merupakan pecahan dari kerajaan Deli yang begitu terkenal di Sumatra Timur. Wilayah kesultanan yang bercorak Melayu ini tersebar di sekitar Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, dan sebagian Deli Serdang.
Kala menyinggahi salah satu kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, yakni Pantai Labu, kita masih bisa melihat bekas peninggalan Kesultanan Serdang yang begitu ikonik. Seperti Balai Datuk Setia Maharaja Negeri Serdang yang dahulunya berfungsi sebagai tempat pertemuan sang Sultan dengan para Wazir-wazirnya, sampai Masjid Basyarudin yang pernah menjadi markas perlawanan kesultanan Serdang dari serangan Belanda.
Peninggalan-peninggalan tersebut masih berdiri kokoh di Kecamatan Pantai Labu. Masjid Raya Sultan Basyarudin contohnya, selain dapat menjadi saksi sejarah, pengunjung juga dapat melakukan wisata religi di sana.
