Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSPS Pekanbaru Menang 4-1, Persiku Kudus Terpuruk di Dasar Klasemen
PSPS menang besar saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Kaharuddin Nasution Kota Pekanbaru, skor akhir 4-1 (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)
  • PSPS Pekanbaru menang 4-1 atas Persiku Kudus setelah sempat tertinggal lewat penalti Victor Hugo Barata; gol PSPS dicetak Asir Aziz, Antonio Gamaroni, Natanael Siringo Ringo, dan Matheus Machado.
  • Kemenangan kelima beruntun menjaga PSPS di puncak Grup Barat dengan 15 poin. Pelatih Akhyar Ilyas meminta tim mempertahankan konsistensi, sementara Ilham Fathoni mengingatkan agar tidak jumawa.
  • Persiku tetap di dasar klasemen dengan minus satu poin. Tim hanya membawa 16 pemain, belum memiliki pelatih kepala, dan mengakui kondisi mental serta fisik pemain sedang terkuras.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru kembali menjaga tren positif di pekan ke 6 laga Lanjutan Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship musim 2026/2027, Minggu (18/10/2026). Kali ini, yang menjadi korban Persiku Kudus.

Bermain di Stadion Kharuddin Nasution Kota Pekanbaru, PSPS menundukkan Persiku dengan skor telak, yakni 4-1.

Dalam laga itu, 4 gol PSPS dicetak oleh Asir Aziz, Antonio Gamaroni, Natanael Siringo Ringo dan Matheus Machado. Sedangkan gol tunggal Persiku, dicetak oleh Victor Hugo Barata.

Atas kemenangan itu, PSPS tetap berada di puncak klasmen sementara Grup Barat dengan jumlah poin 15. Sedangkan Persiku, tetap terpuruk berada di dasar klasmen sementara dengan jumlah poin -1.

1. Persiku unggul lebih dahulu, PSPS balas 4 gol

Pemain PSPS Asir Asiz saat selebrasi usai mencetak gol penyeimbang ke gawang Persiku Kudus (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Sejak awal laga di babak pertama, PSPS dan Persiku tampak bermain imbang. Bahkan, Pola permainan rapi yang ditampilkan tim berjuluk Macan Muria itu, membuat pemain bertahan Askar Bertuah cukup kesulitan menjaga area pertahanan. 

Melihat Persiku bermain lepas, PSPS yang bermain dihadapan ribuan pendukungnya, mencoba membangun serangan dari sisi sayap. Namun serangan PSPS masih mampu dimentahkan Persiku. 

PSPS yang keasyikan menyerang, malah terkejut dengan serangan balik Persiku. Saat bola dikuasai Persiku di kotak penalti, penjaga gawang PSPS melakukan pelanggaran terhadap pemain Persiku. Alhasil, Persiku mendapat hadiah penalti di menit ke 21. 

Victor Hugo Barata yang maju sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Skor 1-0 untuk keunggulan Persiku.

Dalam situasi tertinggal, PSPS mencoba bangkit mencari gol penyeimbang. Peluang tercipta pada menit ke-24, saat Antonio Gamaroni berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Persiku. Namun bola sepakannya masih melebar di atas tiang gawang.

Tertinggal 1 gol, PSPS terus mengurung pertahanan Persiku untuk menyamakan kedudukan. Namun rapatnya pertahanan Persiku membuat Asir Asiz dan kawan-kawan kesulitan mencetak gol.

Gol yang ditunggu-tunggu PSPS akhirnya tercipta. Pemain Persiku yang blunder di area pertahanan, membuat pemain PSPS menguasai bola.

Matheus Machado dengan cepat langsung mengirim umpan terobosan kepada Asir Aziz. Bola tersebut mampu dimaksimalkan Asir dan mencetak gol penyeimbang di menit ke-44. Skor imbang menjadi 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSPS langsung membangun serangan ke pertahanan Persiku. Usaha itu akhirnya membuahkan hasil.

Saat pertandingan baru berjalan 3 menit, tepatnya di menit ke 48, pemain bertahan Persiku melakukan tekel keras kepada Matheus Machado di dalam kotak penalti. Wasit akhirnya menunjuk titik putih.

Dalam pantauan IDN Times, pemain hingga Kapten Persiku melakukan protes atas hadiah penalti untuk PSPS. Wasit pun akhirnya melakukan pengecekan VAR. Setelah pengecekan tersebut, wasit tetap menyatakan pelanggaran dan hadiah penalti untuk PSPS. 

Antonio Gamaroni maju sebagai eksekutor, sukses mengecoh penjaga gawang Persiku di menit ke-53. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan PSPS.

Persiku mencoba membangun serangan untuk menciptakan gol penyeimbang. Namun rapatnya pertahanan PSPS membuat Persiku kesulitan.

PSPS yang tidak mau kalah, langsung membangun serangan balik cepat. Asir yang sedang menguasai bola, melepaskan tembakan keras dari sisi kanan gawang Persiku

Bola yang berhasil ditepis penjaga gawang, langsung disambar Natanael Siringo Ringo dan membuahkan gol di menit ke 71. PSPS unggul 3-1.

Berada diatas angin, PSPS tak menurunkan tempo permainan. PSPS kembali mencetak gol di menit ke 90+1. Lewat umpan silang dari Aulia Ramadhan, Matheus Machado merobek jala Persiku. Skor berubah menjadi 4-1 untuk PSPS.

Hingga peluit panjang dibunyikan skor tak berubah. PSPS akhirnya kembali mengunci kemenangan dengan 5 kali berturut-turut.

2. Akhyar Ilyas minta jaga konsisten, Ilham Fathoni tidak mau jumawa

Pelatih PSPS Akhyar Ilyas (tengah) dan pemainnya Ilham Fathoni (kiri) (IDN Times/ Fanny Rizano)

Usai pertandingan itu, pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengatakan, laga pada hari ini tidaklah mudah. Pasalnya, timnya terlebih dahulu kebobolan. 

"Alhamdulillah bisa menang, pertandingan hari ini tidak mudah. Terbukti tim lawan lebih dulu mencetak gol. Tapi anak-anak tadi bermain penuh percaya diri dan totalitas. Sehingga kami bisa membalasnya," katanya.

Atas kemenangan ini, Akhyar beserta tim pelatih dan pemain, semakin optimis dengan pertandingan selanjutnya. Ia juga meminta kepada seluruh anak asuhnya untuk tetap menjaga konsisten.

"Kami tentunya setiap pertandingan ingin menang. Kami tetap optimis. Yang jelas bagaimana kami menjaga konsisten ini," sebutnya.

Sama halnya dengan Akhyar, pemain PSPS Ilham Fathoni mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh suporter yang terus mendukung Askar Bertuah. Ia juga meminta kepada teman-temannya untuk tidak jumawa atas posisi PSPS yang saat ini diatas angin. 

"Alhamdulillah 3 poin lagi. Semoga kami tidak jumawa," pungkasnya.

3. Analis Persiku sebut masih berjuang, Restu Akbar: mental kami sedang tidak baik

Analis Persiku Kudus Bona Elisa Simanjutak (tengah) dan pemainnya Restu Akbar (kiri) (IDN Times/ Fanny Rizano)

Terpisah, atas kekalahan tersebut, Analis Persiku Bona Elisa Simanjutak mengucapkan terima kasih kepada para pemainnya. Ditengah kondisi klub yang tidak sehat, para pemain Persiku masih terus berjuang.

"Pertama, saya terima kasih kepada pemain karena hingga saat ini masih terus berjuang. Kedua, saya ucapkan selamat kepada PSPS," ucapnya.

Bona mengatakan, pada babak pertama, timnya masih bisa mengimbangi permainan PSPS. Namun, pada saat dibabak kedua, pemain Persiku kewalahan.

"Di babak kedua kami kewalahan. Mungkin karena adaptasi cuaca (kabut asap) dan tensi permainan yang tinggi, sehingga menguras tenaga pemain," katanya.

Disamping itu, Bona juga menerangkan terkait timnya yang hanya membawa 16 pemain.

"Kami awalnya mau membawa 18 pemain, tapi karena sakit 2, jadi hanya 16 pemain. Itu pun sampai disini ada 1 pemain yang sakit," terangnya.

Disisi lain, pemain Persiku Restu Akbar juga mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya yang hingga saat ini masih terus berjuang bersama-sama. 

"Sama dengan beliau (Bona Elisa Simanjutak), terima kasih teman-teman yang hingga saat ini masih berjuang. Secara mental, kami sedang tidak baik. Tapi kami harus terus berjuang menghadapi pertandingan selanjutnya," pungkasnya.

Diketahui, saat ini Persiku belum memiliki pelatih kepala. Pada laga ini, Persiku hanya membawa 16 pemain, pelatih kiper, seorang dokter, physioterapy, Asisten Manager, dua kit man dan Analis.

Curated For You

Editorial Team

Related Article