Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Janjikan Pelatda Penuh hingga Perlengkapan Tanding Atlet PON
Rapat Pemprov Sumut bersama KONI Sumut dan cabang olahraga (dok.KONI Sumut)

Medan, IDN Times- Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 tinggal hitungan 35 hari lagi. Saat ini masih banyak kebutuhan dan fasilitas yang belum terpenuhi untuk para atlet cabang olahraga di Sumut.

Menjawab itu, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menjanjikan agar segera memenuhi dan mencari solusinya.

"Kami memahami kekhawatiran para Pengprov Olahraga. Namun yakinlah, Pemprov Sumut melalui PB PON tetap akan berupaya maksimal mencari solusi terbaik. Karenanya kami mengharapkan dukungan dan kerjasama dari kita semua," ujar Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut Budi Syahputra saat menggelar rapat bersama perwakilan Pengprov Olahraga di Kantor KONI Sumut, Sabtu (3/8/2024).

1. Beberapa tempat dipersiapkan untuk pelatda penuh

Rapat Pemprov Sumut bersama KONI Sumut dan cabang olahraga (dok.KONI Sumut)

Salah satunya soal pelatda penuh yang belum dimulai secara menyeluruh. Sejauh ini banyak pengprov yang menggelarnya secara mandiri. Pria yang menjabat Bidang Pertandingan PB PON Wilayah Sumut ini menjelaskan soal pelatda penuh yang akan dimulai bulan ini. 

Sebanyak 1.600 atlet, pelatih dan psikolog dari 58 cabor
akan menjalani pelatda penuh. Mereka akan disiapkan di beberapa tempat seperti Asrama Haji Pangkalan Mashur, Wisma Atlet dan lainnya.

"Kami berharap seluruh atlet menjalani Pelatda Penuh guna mengkristalkan kebersamaan sesama atlet PON Sumut," ujar Budi.

2. Pengurus cabor juga pertanyakan perlengkapan pertandingan

Persiapan atlet hoki putri Sumut di Lapangan Hoki Unimed (IDN Times/Doni Hermawan)

Selain itu salah satu hal yang saat ini masih jadi kekhawatiran adalah perlengkapan pertandingan. Budi menjelaskan, anggaran pengadaan item tersebut tidak ditampung pada APBD 2024 sehingga pengadaan perlengkapan pertandingan menggunakan anggaran PB PON.

Proses ini dalam pelaksaannya harus sesuai ketentuan yaitu melalui proses tender yang memakan waktu minimal 18 hari. Sedangkan pertandingan sudah ada yang digelar 26 agustus 2024.

Kondisi yg sangat kritis ini dibutuhkan kebijakan para pimpinan PB PON agar proses pengadaan dapat terlaksana tepat waktu karena tanpa perlengkapan pertandingan 58 cabor tidak bisa bertanding alias gagal menjadi peserta PON .

Namun Pemprov Sumut mengatakan  tetap pada komitmen pengadaan perlengkapan ini harus diselesaikan. Upaya percepatan pun akan diupayakan. "Tidak mungkin kontingen Sumut bertanding tanpa perlengkapan," ujar Budi.

3. Perlengkapan harusnya sudah turun agar digunakan atlet untuk berlatih

Tim Sepak bola Putri PON Sumut (Dok. Instagram @ponsumutwomensfootball)

Pihaknya juga meminta pengurus cabor kembali memberikan data soal perlengkapan yang diminta untuk diajukan. 

"Kami mengakui selama ini Pengprov Pengprov sudah dimintai pengajuan data perlengkapan. Dan kali kami kembali agar Pengprov memberi pengajuan terhadap perlengkapan yang benar-benar dibutuhkan," ujarnya.

Sebelumnya mayoritas pengprov olahraga merasa khawatir bahkan resah, karena perlengkapan pertandingan hingga kini belum turun, padahal pihaknya sudah beberapa kali memberi pengajuan.

"Perlengkapan yang kami ajukan adalah fasilitas yang memang dibutuhkan digunakan atlet untuk bertanding. Idealnya perlengkapan tersebut sudah turun dan dapat digunakan atlet agar pada hari "H" chemistry antara atlet dengan perlengkapan dimaksud sudah menyatu," ujar salah seorang pengurus olahraga.

Editorial Team