Duel Rajawali Medan kontra Dewa United pada lanjutan IBL di Gedung Serbaguna Unimed (IDN Times/Doni Hermawan)
Raoul juga mencatat timnya masih kurang menekan di awal kuarter. Hal itu menjadi masalah juga saat kalah di Solo.
"Kedua, pressure, terutama di kuarter satu itu bermasalah. Ini juga kejadian pada saat kita di Solo, mereka buat skor sampai 16-30, Saya rasa itu yang harus kita evaluasi terutama melawan tim yang lebih baik," ungkap pelatih 53 tahun itu.
Begitupun pria yang akrab disapa Ebos itu sejak awal menyadari menghadapi Dewa United yang diisi 3 pemain asing dan satu naturalisasi idak mudah. Untuk itu dia memberi kredit plus untuk para pemain lokal Rajawali Medan meningkat.
"Mereka punya naturalisi, jadi kita melawan mereka dengan lebih dari tiga pemain asing. Makanya saya bilang secara komposisi lokal kita step-up dan itu harus dipertahankan dan ke depannya mudah-mudahan lebih baik. Ya kita memberikan perlawanan juga kepada mereka, tapi kita belum konsisten dalam melakukan hal-hal yang kecil," ujarnya.