Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Atlet NPC Sumut akan perkuat pelatnas (dok.NPC Sumut)
Atlet NPC Sumut akan perkuat pelatnas (dok.NPC Sumut)

Intinya sih...

  • Pemanggilan atlet NPC Sumut untuk memperkuat Pelatnas Asian Para Games dan Paralympic Games setelah sukses di ASEAN Para Games 2025 Thailand.

  • Seleksi atlet didasarkan pada capaian prestasi di Thailand dan hasil pemantauan tim pelatih nasional, dengan sistem promosi dan degradasi tetap berlaku.

  • Riadi Saputra bertekad memerbaiki lemparannya, sementara Selamat Juanda ingin menjawab amanah besar dengan kerja keras untuk tampil maksimal di Asian Para Games dan Paralympic.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Usai mengibarkan Merah Putih di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, para atlet National Paralympic Committee Sumatera Utara kembali dipanggil memperkuat Pelatnas yang dipusatkan di Surakarta, Jawa Tengah. Sejak 10 Februari, mereka mulai menjalani program latihan intensif sebagai langkah awal menuju dua panggung dunia Asian Para Games 2026 dan Paralympic Games 2028.

Pada tahap pertama ini, empat atlet Sumut mendapat kepercayaan tampil di Pelatnas. Mereka adalah Riadi Saputra dan Reza Pramana Perangin-angin dari cabang para atletik, serta Marialam Sihotang dan Selamat Juanda dari cabang judo tunanetra (blind judo). Tak hanya atlet, pelatih para atletik Alan Sastra Ginting juga kembali dipanggil mendampingi program nasional.

1. Pemanggilan tahap pertama

Atlet Sumut menyumbang medali di ASEAN Para Games 2026 (dok.NPC Sumut)

Alan Sastra yang juga menjabat Ketua NPC Sumut menegaskan, pemanggilan ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan pasca-ASEAN Para Games. Menurutnya, pemilihan atlet didasarkan pada capaian prestasi di Thailand serta hasil pemantauan tim pelatih nasional selama program sebelumnya.

“Ini pemanggilan tahap pertama untuk sejumlah cabang olahraga. Penilaiannya tentu berdasarkan performa di ASEAN Para Games dan evaluasi selama pelatnas,” ujar Alan.

2. Riadi Saputra bertekad memerbaiki lemparan

Atlet Sumut menyumbang medali di ASEAN Para Games 2026 (dok.NPC Sumut)

Ia menambahkan, sistem promosi dan degradasi tetap berlaku. Artinya, para atlet harus menunjukkan progres signifikan selama pemusatan latihan.

“Ini belum keputusan final untuk masuk kontingen Asian Para Games. Semua masih berproses. Harapannya mereka fokus, kerja keras, dan menunjukkan peningkatan agar bisa terpilih membela Indonesia,” tegasnya.

Riadi Saputra, peraih emas di Thailand, menyambut pemanggilan ini dengan penuh syukur. Atlet spesialis lempar cakram asal Kabupaten Serdang Bedagai itu bertekad memperbaiki catatan lemparannya demi tampil maksimal di Jepang.

“Kepercayaan ini tidak ingin saya sia-siakan. Hasil di Thailand menjadi bahan evaluasi bagi saya dan pelatih. Target saya jelas, memperbaiki rekor pribadi dan tampil lebih baik di Asian Para Games,” ujarnya.

3. Kesempatan menembus Pelatnas adalah amanah besar yang harus dijawab

Atlet NPC Sumut yang memperkuat Indonesia di ASEAN Para Games 2026 (dok.NPC Sumut)

Hal senada disampaikan Selamat Juanda, peraih perak kelas J1/J2 -95 kilogram putra combine. Baginya, kesempatan menembus Pelatnas adalah amanah besar yang harus dijawab dengan kerja keras.

“Tidak semua atlet mendapat kesempatan ini. Saya ingin berjuang maksimal, bukan hanya untuk Asian Para Games, tapi kalau bisa sampai Paralympic,” katanya optimistis.

Sebelumnya, pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, atlet NPC Sumut tampil impresif dengan menyumbang total 32 medali bagi Indonesia, terdiri dari 15 emas, 13 perak, dan 4 perunggu.

Editorial Team