Comscore Tracker

Crazy Rich Gelar Kursus Trading Fest Perdana di Medan, Ini 5 Alasannya

Kota Medan dinilai miliki potensi besar cetak trader handal

Medan, IDN Times - Trading hingga mata uang kripto kian ramai diperbincangkan di era modern terutama di kalangan millenial saat ini.

Melihat tingginya minat masyarakat terkait trading, salah seorang youtuber trader yakni Indra Kesuma atau akrab disapa Indra Kenz menggelar Kursus Trading Fest Perdana di Regale Internasional Convention Centre Medan, pada Minggu (27/6/2021).

Ia pun dijuluki sebagai Crazy Rich Medan, saat ini Indra yang juga Direktur Utama (CEO) sekaligus pendiri PT. Disotiv Citra Digital ini mengungkapkan bahwa dalam event ini, dirinya bersama dua trader lainnya, Rio Irlim dan Setiawan Mulia 'menggodok' 300an peserta dari seluruh Indonesia dengan belajar dari nol hingga menjadi trader.

"Kursus Trading ini tidak mengajarkan cara trading, tapi sebelum trading apa yang perlu dipersiapkan dan kita hindari. Ini yang kita share. Itu bagian dari psikologi trading," ungkap Indra.

Kursus Trading Fest ini juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan mewajibkan seluruh peserta mengikuti Rapid Test Antigen dan wajib memakai masker dan menjaga jarak.

Baca Juga: Jangan Sampai Tertipu, Ini 5 Cara Menghindari Investasi Kripto Bodong

1. Alasan Indra Kenz pilih Kota Medan karena miliki potensi besar

Crazy Rich Gelar Kursus Trading Fest Perdana di Medan, Ini 5 AlasannyaSaat konfrensi pers Kursus Trading Fest Perdana di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Indra mengakui alasannya memilih Kota Medan karena memiliki potensi besar untuk mencetak para trader handal, meskipun saat ini statusnya berada diurutan ke-3 dari Jakarta dan Surabaya.

"Di kota Medan menurut saya kita terlambat satu sampai dua tahun dari kota lain khususnya ibukota Jakarta, karena mungkin keterlambatan informasi yang kita dapatkan. Jadi tren ini sudah hype yang di Jakarta itu sudah sejak tahun 2017, jadi di kota Medan itu mulai tren di 2019-2020," ujarnya.

"Tapi kita melihat antusias dari kota Medan sangat luar biasa karena secara database kita, Medan termasuk kota nomor tiga. Jadi disini peran kita nyata karena based kita di Medan. Dan kenapa kita mengadakan kursus Trading Fest pertama di Medan," lanjutnya.

2. Kursus trading fast akan bongkar habis mengenai uang kripto dan belajar atur keuangan yang sehat

Crazy Rich Gelar Kursus Trading Fest Perdana di Medan, Ini 5 AlasannyaSaat konfrensi pers Kursus Trading Fest Perdana di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Sementara itu, Trader Rio Lim juga menjelaskan bahwa dalam Kursus Trading Fast ini. Nantinya, narasumber akan membongkar habis mengenai mata uang kripto maupun belajar mengatur keuangan yang sehat.

"Kursus Trading ini merupakan platform untuk belajar trading dan investasi. Pertama kita belajar trading option dan yang kedua itu cryptocurrency dan ketiga kita sudah masuk ke ranah saham. Jadi secara berkala, Kursus trading akan melakukan update materi," tutur Rio.

Lanjutnya, Rio menegaskan bahwa untuk menjadi trader tidak asal sembarang namun harus melihat kondisi keuangan.

"Kita mengajarkan personal finance supaya setiap orang bisa mengatur keuangan. Karena kunci dari trading sebelum kita melakukan trading dan investasi, keuangan kita harus sehat terlebih dahulu. Kita harus bisa mengatur uang kita terdahulu baru kita mengizinkan orang lain untuk melakukan investasi," jelas Rio.

Para peserta yang mengikuti workshop ini berusia mulai dari 18 tahun, hingga 52 tahun.

3. Indra Kenz: Kita mengambil keputusan untuk mengajarkan trading option

Crazy Rich Gelar Kursus Trading Fest Perdana di Medan, Ini 5 Alasannyaintinya.com

Berbicara mengenai trading option ini, Indra mengakui bahwa trading ini memiliki profil risk yang cukup tinggi. Namun, hal ini berbanding lurus dengan semakin tinggi resiko maka akan semakin tinggi tingkat keberhasilan.

"Nah justru kita mengambil keputusan untuk mengajarkan trading option. Karena dari awal kursus Trading ini berdiri, produk pertama kita itu option trading. Karena dari awalnya saya trader option. Option trading ini merupakan trading dengan profil risk yang sangat tinggi karena waktu yang sangat singkat. Justru karena itu paling sulit, jadi ada tantangannya untuk diajarkan," kata Indra.

4. Peserta yang ikut kursus trading fest kesempatan ikut bimbingan eksklusif

Crazy Rich Gelar Kursus Trading Fest Perdana di Medan, Ini 5 AlasannyaIlustrasi trading (unsplash/Austin Distel)

Menariknya, seluruh peserta yang mengikuti Kursus Trading Fest akan berkesempatan mengikuti bimbingan eksklusif, selama satu tahun untuk dapat menjadi trader.

"Semua peserta mendapatkan free VIP member ship kita selama satu tahun. Setelah event, mereka akan kita invite ke dalam grup dan mereka akan langsung bisa kita mentoring," pungkasnya.

Kursus Trading Fest ini diberikan hiburan dari bintang tamu komika Babe Chabita, dan penyanyi Young Lex yang juga turut menjadi trader.

5. Indra Kenz akan ubah mindset peserta yang hadir

Crazy Rich Gelar Kursus Trading Fest Perdana di Medan, Ini 5 AlasannyaSaat konfrensi pers Kursus Trading Fest Perdana di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Dengan adanya event Trading Fast ini, Indra ingin mengubah mindset para peserta yang hadir bahwa trading tak dapat berjalan sempurna jika dilakukan secara terburu-buru sehingga tak jatuh terjerumus dan berdampak stres.

"Yang paling penting kita tidak mau mindset peserta itu rusak seperti dia gadaikan motornya, pinjam duit untuk belajar trading agar duitnya makin banyak. Itu yang kita larang. Bahkan admin kita itu udah dilatih dan ditraining. Kalau ada orang mau daftar belajar tapi dia pakai bukan duit nganggur, kita akan refund uangnya," tegas Indra.

Melalui Kursus Trading Fest 2021 ini, Indra dan trader lainnya berharap agar para peserta dapat mengambil poin terpenting dan langsung mempraktekkannya.

"Kita harapkan dengan kursus Trading ini kita bisa benar-benar mengajarkan yang benarnya seperti apa sehingga berkurang berita-berita buruk resiko orang stres, bunuh diri gara-gara lost dari trading mereka," ucapnya.

Baca Juga: Lebih 200 Ribu Orang Ikut Vaksinasi Lantatur di Medan

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya