Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sumut Tawarkan Potensi SDM dan Lobster Nias ke Jepang
lobster mutiara (commons.wikimedia.org/Elisabeth Morcel)
  • Pemprov Sumut menawarkan peluang kerja sama dengan Jepang di bidang ketenagakerjaan, kelautan, dan investasi.

  • Potensi lobster Kepulauan Nias disebut memiliki pasar besar, sementara kunjungan lapangan bersama delegasi Jepang masih menjadi opsi.

  • Furugori Toru menyatakan ketertarikan pada empat sektor dan memastikan penjajakan investasi diteruskan kepada penggantinya serta Kedutaan Besar Jepang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (9/10/2026)

Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Furugori Toru di Kantor Gubernur Sumut, Medan. Dalam pertemuan itu, Pemprov Sumut menawarkan peluang investasi di sektor ketenagakerjaan hingga kelautan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gubernur Sumatera Utara menawarkan peluang investasi di sektor ketenagakerjaan hingga kelautan kepada pemerintah Jepang.
  • Who?
    Muhammad Bobby Afif Nasution dan Konsul Jenderal Jepang untuk Sumatera Bagian Utara, Furugori Toru.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Medan, dengan pembahasan potensi Kepulauan Nias.
  • When?
    Jumat (9/10/2026).
  • Why?
    Untuk meningkatkan kerja sama pengembangan SDM serta menjajaki potensi hasil laut, perikanan, dan sektor investasi di Sumatera Utara.
  • How?
    Melalui audiensi, pembahasan pelatihan dan potensi lobster, serta rencana penyerahan hasil penjajakan kepada pejabat pengganti Furugori dan Kedutaan Besar Jepang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gubernur Sumatera Utara bertemu Konsul Jepang. Mereka membicarakan pekerjaan untuk orang Sumut dan lobster dari Nias. Mereka juga membahas lingkungan, energi, dan pertanian. Konsul Jepang akan pulang dari tugasnya. Rencana kerja sama itu akan diberikan kepada penggantinya dan Kedutaan Besar Jepang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penjajakan kerja sama ini membuka ruang bagi peningkatan kompetensi tenaga kerja Sumatera Utara melalui pelatihan yang selaras dengan kebutuhan industri Jepang. Potensi lobster Nias juga mendapat perhatian untuk dikembangkan. Selain itu, pengalaman pekerja migran dan teknologi dari Jepang berpeluang mendukung pengembangan lingkungan, energi, serta pertanian di daerah asal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan peluang investasi sektor ketenagakerjaan hingga kelautan kepada pemerintah Jepang. Penawaran tersebut disampaikan saat menerima audiensi Konsul Jenderal (Konjen) Jepang untuk Sumatera Bagian Utara, Furugori Toru, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (9/10/2026).

Pertemuan itu sekaligus menjadi momen pamitan bagi Furugori Toru yang segera mengakhiri masa dinasnya di wilayah Sumbagut.

1. Dorong kesiapan tenaga kerja lokal ke pasar Jepang

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Konsul Jenderal (Konjen) Jepang untuk Sumatera Bagian Utara, Furugori Toru, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (9/10/2026). (Diskominfo Sumut)

Dalam pertemuan tersebut, Bobby menekankan kesiapan Pemprov Sumut dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar dapat terserap di pasar tenaga kerja Jepang. Program pelatihan vokasi dan keterampilan kerja ditargetkan selaras dengan standar industri yang dibutuhkan Negeri Sakura.

“Kami berharap kerja sama untuk pengembangan SDM bisa terus meningkat seiring dengan kebutuhan dari Negara Jepang, di mana Sumatera Utara terus mengembangkan potensi atau meningkatkan kemampuan pekerja kita. Dan bagaimana langkah ini juga menjadi prioritas bagi Jepang,” ujar Bobby.

2. Lirik potensi lobster Nias dan pariwisata

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Konsul Jenderal (Konjen) Jepang untuk Sumatera Bagian Utara, Furugori Toru, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (9/10/2026). (Diskominfo Sumut)

Selain ketenagakerjaan, Pemprov Sumut menyoroti sektor perikanan tangkap dan budidaya laut, terutama di kawasan Kepulauan Nias. Bobby menyebut potensi komoditas lobster di kawasan tersebut memiliki pangsa pasar besar yang belum tergarap optimal, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.

Bobby bahkan membuka opsi peninjauan langsung ke Nias bersama delegasi Jepang guna melihat potensi riil rantai pasok dan infrastruktur di lapangan.

“Karena itu, jika memungkinkan, kita bisa berdiskusi langsung di lapangan untuk melihat bagaimana potensi yang ada di sana. Karena program prioritas kami di Sumatera Utara salah satunya adalah hasil laut dan perikanan. Bagaimana ini bisa menjadi besar,” kata Bobby.

3. Konjen Jepang pamit dan pastikan peluang investasi diteruskan

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Konsul Jenderal (Konjen) Jepang untuk Sumatera Bagian Utara, Furugori Toru, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (9/10/2026). (Diskominfo Sumut)

Merespons tawaran tersebut, Furugori Toru menyatakan ketertarikan Jepang pada empat sektor utama di Sumut, yakni pengembangan SDM, pengelolaan lingkungan, ketahanan energi, dan modernisasi pertanian. Ia menilai pengalaman pekerja migran Indonesia yang pulang dari Jepang berpeluang besar mengakselerasi transfer teknologi di daerah asal.

“Untuk pengembangan SDM, warga Indonesia yang bekerja di Jepang bisa membawa pengalamannya bekerja untuk bisa diterapkan di Indonesia. Juga ada teknologi pengolahan limbah industri. Termasuk teknologi pertanian sehingga bisa meningkatkan produksi,” jelas Furugori.

Menutup masa tugasnya, Furugori memastikan poin-poin penjajakan investasi di Sumut akan diserahkan kepada pejabat penggantinya serta dibawa ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Bobby kemudian menyerahkan cendera mata kepada Furugori sebagai apresiasi atas kerja sama diplomatik yang terjalin selama masa tugasnya di Medan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article