Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jarak Pandang 600 Meter, Sejumlah Pesawat Batal Mendarat di Pekanbaru
Ilustrasi pesawat di landasan dengan cuaca berkabut (pexels.com/Maria Tyutina)
  • Kabut asap di Pekanbaru menurunkan jarak pandang Bandara Sultan Syarif Kasim II menjadi 600 meter pada Rabu, 7 Oktober 2026, sehingga mengganggu operasional penerbangan.
  • Lion Air JT 292 dari Jakarta kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Citilink tujuan Pekanbaru dialihkan ke Batam setelah sempat berputar di udara.
  • Pelita Air dari Soekarno-Hatta berhasil mendarat setelah lima kali berputar, sedangkan sejumlah penerbangan lain tetap berangkat dengan pemantauan cuaca dan keselamatan berkala.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekanbaru, IDN Times - Kabut asap yang tengah menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Rabu (7/10/2026). Jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru turun menjadi 600 meter.

Atas kondisi itu, menyebabkan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 292 dari Jakarta tujuan Pekanbaru, melakukan return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal.

Terkait hal ini, dibenarkan Executive General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Achmad.

"JT 292 rute CGK-PKU mengalami RTB ke Bandara Soekarno-Hatta karena kondisi cuaca di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, khususnya jarak pandang yang berada pada angka 600 meter," kata Achmad.

1. Citilink dialihkan ke Batam

Pesawat Citilink (Website/citilink.co.id)

Sama halnya dengan Lion Air, pesawat Citilink dari Jakarta tujuan Pekanbaru juga batal mendarat. Namun, Citilink tidak melakukan RTB, tetapi penerbangannya dialihkan ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan pantauan flightradar24, Citilink sempat berputar-putar di wilayah udara Kota Pekanbaru, yang kemudian bergerak ke arah timur menuju Kota Batam.

"Untuk update Citilink, akan kita sampaikan setelah datanya kami terima," ujar Achmad.

2. Lima kali berputar di udara, Pelita Air berhasil mendarat

Pesawat Pelita Air sedang landing. (dok. Pertamina)

Berbeda dengan Lion Air dan Citilink, pesawat Pelita Air dari Bandara Soekarno-Hatta berhasil mendarat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Sebelum berhasil mendarat, pesawat Pelita Air itu melakukan perubahan pola penerbangan dan 5 kali berputar di udara.

"Alhamdulillah Pelita Air berhasil mendarat," ucap Achmad.

3. Sejumlah penerbangan berhasil berangkat, pantau perkembangan cuaca dan jarak pandang secara berkala 

Executive General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Achmad (IDN Times/ dok manajemen Bandara SSK II Pekanbaru)

Achmad mengatakan, operasional penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru masih berlangsung. Dimana, sejumlah penerbangan yakni IU 919, JT 279 dan QG 937, telah diberangkatkan sesuai operasional bandara.

Achmad menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang secara berkala.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan.

"Kami terus memantau kondisi operasional bandara secara berkala dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article