Kondisi di Kabupaten Aceh Tenggara. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)
Kabupaten Aceh Tenggara juga mengalami banjir dan tanah longsor sejak Jumat, pukul 23.32 WIB. Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Aceh Tenggara yang diperbarui pada Senin, pukul 12.45 WIB, kejadian tersebut tersebar di sejumlah kecamatan.
Banjir dan longsor dilaporkan terjadi di Gampong Kati Maju, Kecamatan Ketambe; Gampong Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan; Gampong Pulo Latong, Kecamatan Babussalam; serta Gampong Lawe Kihing, Bambel Gabungan, Terutung Seperai, Terutung Megara Asli, Kute Antara, dan Biak Muli di Kecamatan Bambel.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Tenggara menyebabkan tanggul Sungai Lawe Bulan jebol di Gampong Pulonas Baru. Kondisi tersebut mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.
Selain itu, kondisi tanah di lereng sekitar ruas jalan nasional Kutacane–Blangkejeren menjadi labil sehingga terjadi longsor di Gampong Kati Maju, Kecamatan Ketambe.
Material tanah dan lumpur menutupi badan jalan Kutacane–Blangkejeren di Gampong Kati Maju. Kondisi tersebut menghambat lalu lintas dari kedua arah dan menyebabkan kemacetan panjang.
Tanggul Sungai Lawe Bulan di Gampong Pulonas Baru dilaporkan jebol dan menyebabkan air meluap ke permukiman. Intake sumber air bersih Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lawe Harum milik PDAM Tirta Agara juga hanyut tergerus banjir.
Dampak lainnya, tanggul penahan tebing Sungai Lawe Bulan/Lawe Kisam di Gampong Lawe Kihing jebol sepanjang sekitar 50 meter. Banjir juga merendam sekitar 15 hektare lahan pertanian di Gampong Lawe Kihing, Bambel Gabungan, dan Terutung Seperai.
Akses jalan nasional Kutacane-Medan di wilayah Gampong Bambel Gabungan hingga Terutung Megara Asli terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30–50 sentimeter. Gudang logistik BPBD dan fasilitas SMPIT Al Khansa juga tergenang.
Banjir turut memicu aksi masyarakat memblokir akses jalan nasional di Gampong Terutung Seperai sehingga menyebabkan kemacetan panjang. Hujan kembali turun dalam durasi panjang dengan intensitas tinggi hingga sedang. Tanggul Sungai Lawe Bulan/Lawe Kisam yang sebelumnya telah ditutup kembali jebol pada pukul 23.00 WIB.
Sebanyak 350 KK atau 1.387 jiwa terdampak banjir dan longsor. Jumlah pengungsi masih dalam pendataan, sedangkan korban jiwa dilaporkan nihil.
BPBD Kabupaten Aceh Tenggara melakukan kajian cepat dan mengerahkan anggota TRC ke lokasi untuk melakukan pendataan. Petugas juga menurunkan satu unit ekskavator untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.
Alat berat BPBD turut mengeruk dan membersihkan material kayu gelondongan yang menutup aliran air di jembatan Bailey Pulo Latong. Personel Damkar BPBD membersihkan endapan lumpur bekas banjir di ruas jalan Pulonas Baru–Lawe Rutung.
Selain itu, BPBD menurunkan alat berat untuk menutup tanggul, mengeruk, dan menormalisasi sungai di Gampong Lawe Kihing. Petugas juga mendirikan tenda posko pengungsi di Gampong Bambel Gabungan serta memasang karung pasir di lokasi tanggul jebol di Sungai Lawe Bulan/Lawe Kisam, Gampong Lawe Kihing.
Dalam laporan kondisi terakhir, air dilaporkan berangsur surut.