Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banjir Landa Aceh Tamiang, Warga di 5 Kecamatan Mengungsi
Rumah warga terendam banjir di Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang. (Dokumentasi X)
  • Hujan sejak 10 Oktober 2026 memicu banjir di 12 kecamatan Aceh Tamiang, berdampak pada 72.804 KK atau 287.223 jiwa hingga Senin pagi.
  • Sebanyak 45 KK atau 365 jiwa dari lima kecamatan mengungsi karena rumah terendam; laporan korban luka, hilang, dan meninggal masih nihil.
  • Karang Baru mencatat warga terdampak terbanyak, 47.036 jiwa, disusul Rantau 40.240 jiwa; BPBD menyatakan data bencana masih dinamis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banda Aceh, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang mencatat warga di lima kecamatan daerah setempat yang terdampak banjir mulai mengungsi, pada Senin (12/10/2026).

“Untuk sementara, ada lima kecamatan yang masuk air dan warganya mengungsi,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Iman Suhery, saat dikonfirmasi IDN Times.

Berdasarkan data Posko Terpadu Penanganan Banjir Kabupaten Aceh Tamiang, hujan yang terjadi sejak Sabtu (10/10/2026) mengakibatkan banjir berdampak terhadap 12 kecamatan di daerah ini, pada Senin.

Tercatat, total daerah berdampak ada 72.804 kepala keluarga (KK) atau setara dengan 287.223 jiwa tersebar di 12 kecamatan hingga Senin, pukul 10.00 WIB.

Meskipun laporan korban luka-luka, hilang, dan meninggal dunia tercatat nihil, sebanyak 45 KK yang mencakup 365 jiwa terdiri dari 166 laki-laki dan 159 perempuan di lima kecamatan terpaksa harus mengungsi akibat rumah mereka terendam air.

Adapun rincian daerah terdampak, di antaranya Kecamatan Karang Baru: Menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak paling besar, yakni mencapai 11.699 KK atau 47.036 jiwa. Kecamatan Rantau: Tercatat sebanyak 10.061 KK atau 40.240 jiwa terdampak.

Lalu di Kecamatan Kejuruan Muda: Sebanyak 10.200 KK atau 36.278 jiwa terdampak, dengan 25 jiwa di antaranya mengungsi. Kecamatan Manyak Payed: Sebanyak 9.137 KK atau 36.445 jiwa terdampak.

Selanjutnya di Kecamatan Bendahara: Sebanyak 6.206 KK atau 24.862 jiwa terdampak, di mana 55 jiwa di antaranya mengungsi. Kecamatan Tenggulun: Sebanyak 4.819 KK atau 19.268 jiwa terdampak, dengan 90 jiwa mengungsi.

Di Kecamatan Kota Kualasimpang: Sebanyak 4.806 KK atau 19.225 jiwa terdampak. Kecamatan Tamiang Hulu: Sebanyak 4.276 KK atau 17.125 jiwa terdampak, dengan 45 KK atau 180 jiwa mengungsi.

Kemudian, di Kecamatan Bandar Pusaka: Sebanyak 4.229 KK atau 15.346 jiwa terdampak. Kecamatan Seruway: Sebanyak 1.907 KK atau 9.535 jiwa terdampak, dengan 15 jiwa mengungsi.

Terus, di Kecamatan Banda Mulia: Sebanyak 3.435 KK atau 13.747 jiwa terdampak. Kecamatan Sekerak: Sebanyak 2.030 KK atau 8.116 jiwa terdampak.

Hingga saat ini, pihak Posko Terpadu dan BPBD Kabupaten Aceh Tamiang menyatakan bahwa data korban dan dampak bencana bersifat dinamis seiring dengan penanganan lapangan yang terus berjalan.***


Curated For You

Editorial Team

Related Article