Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Balita 2 Tahun Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Deli Serdang

Kota Medan
2 min read
Balita 2 Tahun Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Deli Serdang
Ilustrasi kebakaran. (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Balita perempuan berusia 2 tahun 8 bulan berinisial AS meninggal dalam kebakaran rumah di Desa Kotasan, Deli Serdang.

  • Korban diduga tertinggal di dalam rumah ketika keluarga berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.

  • Petugas damkar menangani kebakaran, sementara dugaan korsleting listrik dan penyebab pasti kejadian masih diperiksa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Deli Serdang, IDN Times - Seorang balita perempuan berusia 2 tahun 8 bulan berinisial AS meninggal dunia dalam kebakaran rumah di Dusun II, Desa Kotasan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Senin 5 Oktober 2026.

Korban diduga tertinggal di dalam rumah saat keluarganya berusaha menyelamatkan diri.

  1. 1. Korban berada di dalam rumah bersama nenek saat api muncul

    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

    Kebakaran terjadi di rumah milik seorang prempuan bernama Sandi Nugraha di Dusun II, Desa Kotasan. Berdasarkan informasi awal di lokasi, AS berada di dalam rumah bersama neneknya ketika kebakaran terjadi.

    “Dalam kondisi panik, penghuni rumah berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api. Korban diduga tertinggal di dalam rumah, sementara anak lainnya telah berada di luar,” ujar Kepala Dinas Pemadam kebakaran Deliserdang, Selasa (6/10/2026).

  2. 2. Damkar tiba saat api sudah membesar

    Ilustrasi Kebakaran Gedung.
    Ilustrasi Kebakaran Gedung. (IDN Times/Anjani Asra)

    Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang menerima informasi kebakaran melalui WhatsApp Group Damkar-DS sekitar pukul 15.37 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 15.50 WIB.

    Saat petugas tiba, api disebut telah membesar. “Tim pemadam langsung melakukan pemadaman sekaligus berupaya mencegah kobaran api merambat ke bagian rumah lain maupun bangunan di sekitarnya,” ujarnya.

    Penanganan melibatkan dua unit pemadam kebakaran dari Pos Pakam dan Pos Galang. Unsur lain yang berada di lokasi antara lain Kasi Trantib Kecamatan Galang, INAFIS, BPBD, perangkat desa, FKDM, Polsek, Babinsa, serta masyarakat sekitar.

  3. 3. Korsleting listrik diduga menjadi pemicu kebakaran

    Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

    Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak terkait.

    Petugas bersama unsur terkait juga melakukan pengamanan area setelah proses pemadaman. Langkah itu dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan lokasi kejadian aman.

    “Penanganan lebih lanjut terkait kebakaran serta penyebab kematian korban dilakukan oleh pihak berwenang,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More