Pernah gak sih kamu bertemu orang yang usianya sudah dewasa, tetapi sikapnya masih seperti anak-anak? Misalnya mudah ngambek, kesulitan mengambil keputusan sendiri, atau selalu ingin mendapatkan perhatian dari orang lain.
Kondisi seperti ini sebenarnya tidak selalu bisa langsung dianggap sebagai sifat bawaan seseorang. Cara seseorang dibesarkan sejak kecil juga dapat ikut membentuk bagaimana ia menghadapi emosi, mengambil keputusan, hingga menjalani hubungan dengan orang lain saat dewasa.
Pola asuh yang diterima sejak masa kanak-kanak bahkan bisa terbawa hingga bertahun-tahun tanpa disadari. Beberapa pola pengasuhan tertentu dapat membuat anak kurang terbiasa mandiri atau menghadapi masalahnya sendiri.
Lantas, pola asuh seperti apa yang berpotensi membuat seseorang kesulitan berkembang secara emosional saat dewasa? Yuk, kenali 5 pola asuh berikut ini!
