Tuduh Cak Imin Tak Transparan, Lukman Eddy Dipolisikan Ketua PKB Batam

Batam, IDN Times - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batam telah melaporkan Mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) pada Kabinet Indonesia Bersatu, Muhammad Lukman Eddy, ke Polresta Barelang.
Ketua DPC PKB, Surya Makmur Nasution, menyatakan bahwa laporan ini adalah tindak lanjut atas pernyataan yang dianggap merugikan partai dan ketua umum, Muhaimin Iskandar, dalam acara yang diadakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 31 Juli 2024 lalu.
"Langkah ini kami ambil setelah adanya dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Lukman Eddy," kata Surya Makmur, Rabu (7/8/2024).
1. Dugaan pencemaran nama baik

Surya Makmur Nasution, ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Barelang menjelaskan, laporan tersebut berisi enam poin yang merespon pernyataan Lukman Eddy.
Menurut Surya, Mantan Sekertaris Jendral (Sekjen) PKB itu telah membuat tuduhan serius mengenai transparansi keuangan PKB dan prosedur pengangkatan pengurus di daerah yang dianggap menyesatkan.
"Hari ini saya pribadi dan ditemani beberapa pengurus DPC, resmi melaporkan saudara Lukman Eddy atas pencemaran nama baik dalam kegiatan PBNU pada 31 Juli 2024 lalu," ungkap Surya.
2. Pernyataan Lukman Eddy kepada Muhaimin Iskandar

Surya menjelaskan, Lukman Eddy menuduh Ketua PKB, Muhaimin Iskandar, dan pengurus inti partai tidak transparan dalam mengelola keuangan.
Selain itu, ia juga menyebut pengangkatan pengurus PKB di daerah tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Lukman Eddy, yang pernah menjabat sebagai Sekjen PKB, kini tidak lagi menjadi bagian dari partai tersebut.
"Dia bukan anggota partai lagi, bukan bagian kami. Kami juga berharap agar kepolisian merespon laporan kami, dan melakukan penyelidikan terhadap Lukman Eddy," tegas Surya.
"Dengan adanya laporan ini, saya berharap polisi dapat segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Lukman Eddy," tutupnya.
3. Latar belakang permasalahan Lukman Eddy dan PKB

Permasalahan antara Lukman Eddy dan PKB mencuat saat Lukman memenuhi undangan PBNU dalam rencana pembentukan panitia khusus (pansus) yang bertujuan mengembalikan PKB ke NU.
Pada kesempatan itu, Lukman membeberkan beberapa fakta mengenai kepemimpinan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Selain menyebut pengelolaan keuangan partai yang tidak transparan, Lukman juga menuduh Cak Imin dengan sengaja menghilangkan kewenangan dan peran para kiai NU yang tergabung dalam Dewan Syuro PKB.