Hindari Politisasi, Imlek di Banda Aceh Tanpa Barongsai

Banda Aceh, IDN Times - Perayaan Imlek 2575 Kongzili atau 2024 Masehi di Kota Banda Aceh, Aceh, dipastikan tanpa penampilan barongsai. Keputusan ini diambil oleh pengurus klub barongsai Golden Dragon Aceh.
“Jadi kita mengambil keputusan, kita tidak menampilkan Barongsai di perayaan Imlek kali ini,” kata Pelatih Barongsai Golden Dragon Aceh, Harianto alias Koh Acong, kepada IDN Times, Jumat (9/2/2024).
1. Memilih netral untuk hindari politisasi pemilu

Acong menyampaikan, alasan tim barongsai binaan Yayasan Hakka Aceh tidak tampil pada Imlek kali ini untuk menghindari adanya penggiringan politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Karena kondisi tahun ini adalah tahun politik. Jadi kita menjaga netralitas saat ini,” ujar Acong.
2. Barongsai menjadi hiburan tersendiri saat Imlek

Tidak adanya pertunjukan barongsai pada perayaan Imlek tentunya tentu akan mengurangi kemeriahan acara penting bagi warga Tionghoa.
Sebab bukan hanya bagi yang merayakan saja, penampilan itu juga menjadi hiburan tersendiri bagi warga Kota Banda Aceh.
“Perayaan Imlek di Banda Aceh selama ini meriah karena ada barongsai. Tanpa ada barongsai seperti kurang meriah. Cuma, masyarakat harus mengerti dan paham dengan kondisi sekarang,” ujarnya.
3. Perayaan Imlek di Banda Aceh tetap ada

Perayaan Imlek 2575 Kongzili dipastikan Acong, tetap ada meski tanpa pertunjukan barongsai. Kegiatan di tahun Shio Naga Kayu tersebut tetap dirayakan oleh warga Tionghoa.
“Vihara tetap dibuka untuk beribadah, tetapi di sana tidak mengadakan acara atau kegiatan cuma ibadah saja,” kata Acong.