Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Belum Resmi Beroperasi, Tol Sibanceh Seksi 1 Dibuka Khusus Jemaah Haji

Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)
Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)

Banda Aceh, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia (RI) memberikan izin penggunaan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum untuk diakses khusus rombongan jemaah calon haji Embarkasi Aceh.

“Setelah mendapatkan persetujuan pemerintah guna memastikan mobilitas jemaah berjalan dengan lancar dan aman,” kata Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, Rabu (21/5/2025).

Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, sempat menyurati Kementerian PU, pada Jumat (9/5/2025). Ia meminta agar jalan tol Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum dibuka untuk keberangkatan calon jamaah haji.

1. Hanya berlaku bagi kendaraan resmi rombongan jemaah haji

Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)
Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)

Dia mengatakan persetujuan itu disampaikan melalui Surat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nomor BM0702-TL/258 tanggal 14 Mei 2025 kepada PT Hutama Karya mengenai Dukungan Pemberangkatan dan Pemulangan jemaah Haji Embarkasi Aceh melalui Tol Sibanceh Seksi 1.

“Akses ini kami fasilitasi khusus untuk kendaraan resmi yang membawa jemaah haji dan akan dibuka secara terbatas dengan pengawasan ketat mulai tanggal 17 hingga 30 Mei 2025 untuk keberangkatan, serta 27 Juni hingga 9 Juli 2025 untuk pemulangan,” ujarnya.

Dia menyampaikan sejak dibukanya akses terbatas ini, sejumlah rombongan jemaah haji telah melintasi Jalan Tol Sibanceh, di antaranya:

- 18 Mei 2025 Pukul 02.30 WIB, sebanyak 32 kendaraan dari Kabupaten Aceh Timur

- 18 Mei 2025 Pukul 06.30 WIB, sebanyak 8 kendaraan dari Kabupaten Pidie

- 19 Mei 2025 Pukul 06.17 WIB, sebanyak 20 kendaraan dari Kabupaten Bener Meriah

- 20 Mei 2025 Pukul 12.30 WIB sebanyak 19 kendaraan dari kloter Lhokseumawe

2. Hanya membutuhkan waktu satu jam jika melalui Tol Sibanceh

Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)
Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)

Adjib mengatakan Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum saat ini masih dalam tahap konstruksi dan belum dioperasikan penuh untuk umum, namun fungsinya sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan ibadah.

Sebab dapat menghubungkan dan memudahkan mobilitas rombongan dari ujung timur kabupaten/kota di Aceh menuju Asrama Haji di Banda Aceh, terutama jemaah yang berusia lanjut.

Jika melalui jalan nasional, kata dia, waktu tempuh Sigli ke Banda Aceh bisa mencapai 2,5 jam. Tapi dengan terhubungnya Seksi 1 hingga Seksi 6 Baitussalam, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam. 

“Efisiensi waktunya sangat besar, apalagi bagi jemaah lansia,” kata Adjib.

Terkait teknis di lapangan, Hutama Karya telah melakukan berbagai kesiapan sebelumnya, termasuk screening kendaraan, penempatan rambu-rambu sementara, penerangan yang memadai, serta penyediaan fasilitas darurat di sepanjang ruas. 

Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Aceh, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta instansi teknis lainnya. 

Unit pertolongan dan bantuan pelayanan jalan tol juga akan disiagakan di segmen-segmen yang telah dioperasikan penuh.

3. Menerapkan sistem buka tutup jalan

Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)
Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Dokumentasi PT Hutama Karya untuk IDN Times)

Sebagai informasi, jemaah haji asal Aceh berangkat ke Tanah Suci dalam 12 kloter. Jadwal keberangkatan dimulai pada 17 hingga 30 Mei 2025. Adapun jadwal pemulangan akan berlangsung dari 27 Juni hingga 9 Juli 2025. 

Skema akses tol ini selama dibuka akan dilakukan dengan sistem buka tutup, di mana ruas tol hanya dibuka sesuai jadwal kloter jemaah dan ditutup kembali setelah rombongan selesai melintas. 

Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan, kelancaran, serta sterilisasi jalur dari kendaraan umum lainnya. Jalur seksi satu hanya diperuntukkan bagi kendaraan rombongan jemaah haji dan panitia. 

Sementara itu, keluarga pengantar diarahkan tetap melalui jalan nasional. Rombongan haji tetap melakukan transaksi di gerbang masuk Padang Tiji, namun tidak dikenakan tarif untuk seksi satu.

“Semoga dengan kemudahan akses ini, jemaah dapat melaksanakan ibadahnya dengan khusyuk, aman, dan nyaman,” kata EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya.

Hutama Karya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar mematuhi ketentuan berkendara, yakni menjaga kecepatan maksimal 60 km/jam di ruas yang belum beroperasi penuh.

Selain itu, pengendara juga diminta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, serta tetap waspada dan tertib berlalu lintas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
Muhammad Saifullah
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us