Comscore Tracker

Instagramable, 5 Destinasi di Danau Toba yang Jarang Dikunjungi

Kamu pasti gak nyangka deh!

Tidak mungkin tanpa alasan Danau Toba ditetapkan menjadi destinasi superprioritas oleh Presiden Joko 'Jokowi' Widodo. Danau super vulkanik ini memang menyimpan banyak keindahan yang tiada tara.

Selama ini, pariwisata Danau Toba memang  sedang getol dibenahi. Mulai dari atraksi, aksesibilitas, hingga amenitasnya terus ditingkatkan.

Namun kamu tahu gak, tujuan wisata Danau Toba itu bukan hanya melulu cerita soal Parapat atau pun legenda Batu Gantung saja guys. Masih banyak lagi destinasi yang bisa didatangi para pelancong.

Di beberapa titik, bahkan ada yang masih jarang didatangi. Padahal keindahanya tak kalah dengan yang sudah populer.

Simak nih guys. Tujuh destinasi jarang dikunjungi yang dirangkum tim IDN  Times. Pokoknya gak bakal nyesel deh.

1. Desa Adat Meat, bisa tinggal di rumah adat Batak hingga melihat tenun ulos tradisional

Instagramable, 5 Destinasi di Danau Toba yang Jarang DikunjungiTiga rumah adat di Desa Meat yang dijadikan home stay (IDN Times/Prayugo Utomo)

Meat. Mendengar namanya saja kita masih asing. Desa Meat menyajikan pariwsata yang keren.

Dari sisi pemandangan, Desa yang berada di Kabupaten Toba Samosir ini menyajikan hamparan  sawah dan barisan perbukitan menjulang di sisi kanan kirinya. Letaknya tepat berada di pinggiran Danau Toba. Tak jauh dari Kecamatan Balige. Paling sekitar 15-20 menit berkendara. Langsung sampai kita di Kecamatan Tampahan. Aksesnya, turun dari perukitan menggunakan kendaraan.

Di ujung desa terdapat tiga rumah adat Batak. Rumah ini dijadikan home stay yang bisa diinapi.

Suasana sepi, udara nan sejuk juga menjadi keunggulan Meat. Warganya jug sangat ramah kepada wisatawan. Tak perlu takut mahal. Saat ini tarif tinggal di Jabu Bolon (Rumah Besar dalam Bahasa Batak) hanya Rp200 ribu per malam. Satu rumah bisa diisi sampai lima orang.

Selain menginap di rumah adat Batak, kita juga bisa menyaksikan orangtua sepuh setempat yang masih menenun ulos dengan cara tradisional. Ragi Hotang nama ulosnya. Terkenal dengan kualitas tenunannya.

Tunggu apalagi. Kuy melipir ke Meat guys...

Baca Juga: Tahun 2020, Danau Toba dan 4 'Bali Baru' Lain Dapat Kucuran Rp7,1 T

2. Bukit Singgolom yang sajikan senja nan romantis

Instagramable, 5 Destinasi di Danau Toba yang Jarang DikunjungiIDN Times/Prayugo Utomo

Tak jauh dari Meat, terdapat Bukit Singgolom. Sebuah hamparan padang rumput yang sangat luas.

Dari atas bukit  kita bisa memandang hamparan kawah Gunung Toba. Sambil minum kopi dan gorengan tambah asyik jadinya. Apalagi ditemani orang-orang tersayang.

Bukit Singgolom belum begitu populer. Selama ini, Singgolom belum dikelola. Untuk masuk ke sana  juga  belum dikutip retribusi. Letaknya masih di satu kecamatan dengan Meat. Tepatnya di Desa Lintong ni Huta.

Yang selalu ditunggu di Singgolom adalah matahari senjanya. Begitu romantis menikmati matahari berwarna jingga dan tenggelam dimakan barisan perbukitan Danau Toba.

3. Monkey Forest Sibaganding, berkawan dengan monyet liar yang bisa dipanggil pakai terompet khusus

Instagramable, 5 Destinasi di Danau Toba yang Jarang DikunjungiMonkey Forest SibagandingDanau Toba (IDN Times/Prayugo Utomo)

Pernah kebayang kamu dikelilingi monyet-monyet liar di dalam hutan. Jika mau merasakannya, langsung datang ke Monkey Forest Sibaganding di Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun. Kalau kamu berangkat dari Kota Pematang Siantar, Monkey Forest Sibaganding ini berada 10 menit dari sebelum masuk ke Kota Wisata Parapat. Tepat di sebelah kiri, ditandai dengan plank Geosite Sibaganding.

Suara terompet khusus yang dipegang pawang menjadi pengawal perjalanan kalian masuk ke hutan Sibaganding. Jangan takut, ada jalan setapak yang sudah dibuat oleh pemerintah untuk memudahkan wisatawan. Tapi tetap hati-hati. Jalanan semen itu sudah tetutup lumut karena jarang dilewati.

Untuk masuk, kalian harus membayar pawang monyet yang juga bertindak sebagai pemandu kalian.

Di dalam hutan, sang pawang nantinya bakal memanggil seluruh monyet dengan terompetnya. Kalian bisa memberi makan yang sudah disediakan sang pawang.

Gak perlu takut. Monyet-monyet di sana sudah jinak. Tapi jangan wisatawannya yang nakal yah. Karena pasti monyetnya juga bisa marah guys.

Selain monyet, terdapat juga siamang di sana. Namanya Neli. Tapi Neli itu jarang keluar. Kalau kamu beruntung, pasti bisa ketemu dengan Neli.

4. Lembah Bakkara, surga tersembunyi di Danau Toba

Instagramable, 5 Destinasi di Danau Toba yang Jarang DikunjungiPanorama Desa bakkara di Kawasan Danau Toba (Instagram/@sebastianaritonang_)

Letak Lembah Bakkara ada di Kabupaten Humbang Hasundutan. Tak begitu jauh dari Bandara Silangit di Tapanuli Utara. Apa sih yang ditawarkan Bakkara untuk pelancong ?.

Bakkara menawarkan panorama yang ciamik. Hamparan sawah yang luas, berpadu dengan pemukiman adat warga desa.

Dari berbagai artikel, bakkara juga deisebut sebagai pusat Kerajaan Batak. Tempat itu cukup terkenal saat itu, terutama saat masa Sisingamangaraja.

Bagi kamu yang suka dengan wisata sejarah, Bakkara sangat cocok sebagai salah satu pilihan.

Di Bakkara juga menyimpan keindahan alam. Air terjun, sungai dan lainnya sangat cocok untuk wisatawan yang ingin berkhidmat dengan alam.

Kalau ke Bakkara, jangan lupa bawa jaket. Karena udaranya lumayan dingin.

5. Air terjun rasa jeruk purut yang bikin kamu geleng kepala

Instagramable, 5 Destinasi di Danau Toba yang Jarang DikunjungiAir Terjun Batu Sawan, Danau Toba (Instagram/@ririn_baho)

Di Samosir, ada air terjun yang konon rasa  airnya seperti jeruk purut. Asam-asam segar gitulah. Letaknya di Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir.

Batu Sawan. Begitu warga setempat menamainya. Konon air terjun ini ditemukan oleh seorang bermarga Limbong 1996 silam. Itu pun lewat mimpi.

Air terjun ini dikeramatkan oleh warga sekitar. Sering digunakan untuk upacara ritual orang Batak.

Air terjun ini jatuh ke atas batu yang berbentuk cawan. Sehingga dinamai Batu Sawan. Konon air yang menghantam batu, baru terasa seperti jeruk purut. Sedangkan kalau yang terjun itu seperti ras air pegunungan pada umumnya. Unik betul yah.

Tunggu apalagi, mumpung akhir pekan, langsung berangkat aja guys....

Tetap jaga lingkungan sekitar yah!

Baca Juga: Ke Danau Toba Ga Perlu Bawa Banyak Duit Lagi Guys, Pakai Kartu Aja!

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya